Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Pihak Avsec Sebut Tidak Ada Upaya Penyelundupan Amunisi

Etty Welerbadge-check


					Pihak Avsec Sebut Tidak Ada Upaya Penyelundupan Amunisi Perbesar

TIMIKA – Pihak Avsec akhirnya memberikan klarifikasi terkait dengan ditemukannya 15 butir peluru kaliber 5,56 mm yang tertangkap pada saat dilakukan pemeriksaan di mesin X-Ray.

Dihadapan awak media Sabtu malam (24/05/2025) Achmad Fauzi Avsec selaku dari pihak maskapai Aman Air menyampaikan terkait dengan berita yang beredar di media sosial bahwa diduga ada penyelundupan amunisi itu tidak benar.

“Saya menyatakan bahwa berita tersebut tidak benar,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kalau pihak otoritas keamanan bandara (Avsec) telah berkoordinasi dengan satuan terkait, yang mana ditegaskan bahwa pengiriman tersebut merupakan bagian dari tugas resmi untuk mendukung operasi keamanan negara di wilayah rawan di wilayah Papua.

“Proses pengiriman amunisi tersebut telah melalui prosedur yang sah dan tidak ditemukan pelanggaran terhadap regulasi penerbangan sipil maupun militer,” ujar Achmad Fauzi.

Disampaikan juga bahwa barang tersebut telah diperiksa dan dilaporkan sesuai prosedur setelah koordinasi dengan otoritas terkait.

“Jadi dipastikan tidak ada upaya penyelundupan ataupun pelanggaran administratif. Tidak ditemukan indikasi transaksi ilegal seperti yang sempat dirumorkan di media sosial,” kata Achmad Fauzi.

Ia juga mengaku kalau barang tersebut dirinya terima dari pihak PT Sapu Jagat yang mana akan dikirim ke Ilaga.

“Memang saya yang terima barang itu, dan saya tidak tahu kalau itu peluru. Ketahuannya saat terdeteksi oleh mesin X-Ray. Dan soal video yang tersebar itu juga saya tidak tahu siapa, karena saya fokus pada pembongkaran barang tersebut,” ungkap Achmad Fauzi.

Perlu diketahui sebelumnya pada Sabtu pagi (24/05/2025) Petugas keamanan Kargo Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, menemukam peluru kaliber 5,56 mm setelah tertangkap di pemeriksaan mesin X-Ray.

peluru berjumlah 15 butir dimasukkan ke dalam bungkus rokok dan akan dibawa menuju Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak.(IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline