TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Mimika menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik untuk menyusun Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Mimika tahun 2025-2029.
Forum ini merupakan tahapan penyusunan rencana pembangunan, di mana aspirasi dan harapan masyarakat dihimpun untuk menjadi dasar penyusunan RPJMD.
Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Bappeda, Rabu (21/05/2025) ini selain dihadiri pimpinan kepala daerah, hadir pula tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, lembaga adat, teknisi OPD, akademisi , perusahaan dan para stakeholder lainnya.
Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini sesuai dengan visi misi Bupati Mimika dan Wakil Bupati Mimika. Oleh karena itu dengan menghadirkan pemangku kepentingan dalam kegiatan ini agar bersama-sama memberikan saran, masukan untuk Ranwal RPJMD Mimika kedepan.
“Kami sangat berharap supaya dari kegiatan hari ini kita bisa menghimpun aspirasi dan harapan dari masyarakat Mimika,” katanya.
Menurutnya bahwa kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari beberapa kegiatan dan dokumen yang sudah disiapkan dari tahun 2024.
“Target kita sebenarnya setelah selesai ini dengan tahapan berikutnya diharapkan sebelum September dokumennya sudah ditetapkan menjadi Perda,” ujar Yohana.
Dirinya juga berharap ada keselarasan serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi juga menciptakan sinergi, integrasi pembangunan dan koordinasi antar sektor.
“Itu yang kita sementara susun. Ini kan permulaan Ranwal, nanti akan dilanjutkan dengan forum OPD kemudian penyusunan Renstra di setiap OPD yang ada,” ucap Yohana.
Sementara itu Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam sambutannya mengatakan, bahwa konsultasi publik ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Mimika tahun 2025-2029.
Dan ini merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program prioritas pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan.
Menurutnya, dengan dilaksanakan konsultasi publik penyusunan dokumen rancangan awal RPJMD tahun 2025-2029 maka diharapkan adanya hasil perumusan visi dan misi Kabupaten Mimika yang menjadi pedoman utama dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang ada di tingkat lokal, nasional, dan global seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan lembaga lainnya.
“Oleh karena itu Ranwal RPJMD ini diharapkan dapat menjadi instrumen strategis untuk mencapai visi pembangunan Mimika yang berkelanjutan demi sejahtera bagi semua,” ujar Wakil Bupati Mimika. (IT)






