MIMIKA – Kelurahan Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika, tengah menjalankan program inovatif bertajuk “Kamoro Bertani” sebagai upaya membina masyarakat lokal dalam bidang pertanian organik. Program ini dimulai sejak 12 Februari 2025, dengan fokus pada budidaya kangkung organik.
Sebanyak 11 kepala keluarga asli Kamoro, beserta anak-anak mereka, kini tergabung dalam proyek ini. Mereka mendapat pendampingan intensif dari pihak kelurahan dalam proses menanam, merawat, hingga memanen hasil sayuran. Hingga awal Mei 2025, kangkung organik yang ditanam telah dipanen sebanyak tiga kali dan didistribusikan ke pasar lokal.
Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Musdalifah, menyatakan bahwa program Kamoro Bertani merupakan langkah awal untuk membuktikan bahwa masyarakat Kamoro memiliki potensi besar dalam bidang pertanian.
“Selama ini banyak yang beranggapan bahwa masyarakat Kamoro tidak bisa bertani. Melalui program ini, kami ingin membuktikan bahwa anggapan tersebut tidak benar,” ujar Musdalifah. Senin, (02/05/2025).
Ia menambahkan, saat ini pihaknya membina secara khusus keluarga dalam pilot project tersebut, dengan harapan menjadi contoh bagi keluarga lain.
“Ini bukan hanya soal pertanian, tapi juga perubahan pola pikir dan pembuktian kemampuan,” tambahnya.
Musdalifah berharap Kamoro Bertani dapat menjadi inspirasi dan pemicu semangat bagi masyarakat asli Kamoro untuk terlibat lebih aktif dalam dunia pertanian, khususnya pertanian organik yang lebih sehat dan berkelanjutan.






