Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

DPR Ingatkan Pemekaran Wilayah di Papua Tengah Harus Dijalankan dengan Cermat

adminbadge-check


					Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola Perbesar

Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola

MIMIKA – Panitia Kerja (Panja) Evaluasi Daerah Otonomi Baru (DOB) DPR RI mengingatkan pemerintah daerah agar tidak gegabah dalam mengajukan pemekaran wilayah, terutama di daerah yang rawan konflik. Salah satu aspirasi pemekaran datang dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola, menyampaikan hal ini saat kunjungan kerja ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (1/5/2025). Menurutnya, dorongan pembentukan kabupaten/kota baru terus bermunculan, namun harus disikapi secara hati-hati.

“Ada usulan dari masyarakat, khususnya di daerah konflik, agar dilakukan pemekaran baru. Tapi yang perlu dikaji adalah apakah langkah ini akan menyelesaikan konflik, atau justru memunculkan masalah baru?” kata Longki dalam keterangan tertulis, Jumat (2/5/2025).

Ia menegaskan bahwa pemekaran wilayah tak cukup hanya berorientasi pada pemisahan administratif. Harus ada pendekatan kultural, sosial, serta perencanaan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.

Longki juga menyoroti bahwa sejak pemekaran Papua menjadi enam provinsi, pelayanan publik memang mulai terasa lebih dekat dengan masyarakat, terutama di daerah terpencil. Namun, setiap usulan DOB berikutnya tetap harus melalui kajian menyeluruh agar tidak memperumit kondisi di lapangan.

“Pemerintah sudah hadir di tengah masyarakat Papua, dan pelayanan dasar mulai menjangkau wilayah pedalaman. Tapi untuk pemekaran tambahan, riset dan analisis mendalam tetap diperlukan sebagai dasar kebijakan,” ujarnya.

Dana Otonomi Khusus Jangan Dipangkas

Dalam kesempatan yang sama, Panja Evaluasi DOB juga menerima aspirasi dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah terkait Dana Otonomi Khusus (Otsus). Mereka meminta agar dana tersebut tidak dikurangi meskipun pemerintah pusat tengah melakukan efisiensi anggaran.

Anggota Komisi II DPR RI, Kamarudin Watubun, menyampaikan bahwa para kepala daerah dan perwakilan Majelis Rakyat Papua (MRP) menolak wacana pemotongan dana Otsus karena dinilai sangat penting untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di Papua.

“Saat UU pemekaran disahkan, kami sepakat dengan Menteri Keuangan bahwa dana pembangunan kantor gubernur, DPRP, dan MRP harus bersumber dari APBN, agar dana Otsus tidak terganggu,” kata Kamarudin.

Ia menegaskan bahwa pemangkasan dana Otsus berpotensi menghambat pembangunan dan memicu berbagai persoalan sosial di daerah baru. Komisi II, lanjutnya, siap memfasilitasi dialog antara pemerintah daerah dan Kementerian Keuangan untuk membahas ulang kebijakan anggaran tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline