Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

News

Nama Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Dicatut untuk Kepentingan Proyek

adminbadge-check


					Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa & Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geleh. Perbesar

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa & Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geleh.

NABIRE – Aksi penipuan yang mencatut nama pimpinan tertinggi di Provinsi Papua Tengah kembali terjadi. Setelah sebelumnya digunakan untuk modus jual beli jabatan, kali ini nama Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley dipakai untuk menjanjikan proyek pekerjaan kepada sejumlah pihak.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengungkapkan bahwa ada oknum tak bertanggung jawab yang mengaku sebagai Ketua Tim Sukses pasangan MeGe (Meki-Deinas), dan menyebarkan informasi palsu bahwa Gubernur memerintahkan pengumpulan profil perusahaan—baik dalam bentuk PT maupun CV—untuk mendapatkan proyek fisik di lingkungan Pemprov Papua Tengah.

“Informasi itu tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kami imbau masyarakat tidak mudah percaya,” tegas Deinas Geley dalam keterangannya, Selasa (15/4).

Geley menambahkan, modus ini serupa dengan kasus sebelumnya, di mana sejumlah ASN diminta menyerahkan SK terakhir disertai iming-iming jabatan tertentu. Semua itu dilakukan atas nama tim sukses, padahal tidak pernah ada perintah atau instruksi dari pihak pemerintah.

“Dulu ASN diminta kumpul SK, sekarang pengusaha diminta kumpulkan profil perusahaan. Polanya mirip dan semuanya hoaks,” jelasnya.

Sebagai mantan Wakil Bupati Puncak Jaya, Deinas Geley meminta seluruh ASN, pelaku usaha, dan masyarakat Papua Tengah untuk tetap waspada. Ia menegaskan bahwa praktik semacam ini hanya merugikan banyak pihak dan berpotensi menimbulkan keresahan.

“Penipuan seperti ini makin berani dan sistematis. Kami tegaskan, tidak ada satu pun instruksi dari Gubernur maupun saya soal pengumpulan data perusahaan untuk proyek. Jangan sampai menjadi korban,” tegas Geley.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Mimika Gelar Workshop Lansia Tangguh, Dorong Lansia Tetap Produktif dan Mandiri

26 Mei 2026 - 05:37 WIB

IMG 20260526 WA0009

Hadiri Peresmian Guest House Elvis Tabuni, Melkianus Mote Terima Cinderamata dari Bupati Puncak

26 Mei 2026 - 05:32 WIB

IMG 20260526 WA0006

Mahasiswa Papua Semarang Soroti Militerisme dan dampaknya di Papua: Negara Dinilai Gagal Lindungi Hak Sipil OAP

26 Mei 2026 - 05:09 WIB

IMG 20260526 WA0001

Bupati Mimika Johannes Rettob Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden di Masjid Al-Ikhlas SP 1 Timika

26 Mei 2026 - 02:52 WIB

IMG 20260526 WA0003

Koops TNI Habema Evakuasi 44 Warga Pendulang Emas Dari Wilayah Rawan Gangguang Keamanan di Awimbon 

25 Mei 2026 - 10:25 WIB

IMG 20260525 WA0084
Trending di Headline