NABIRE – Aksi penipuan yang mencatut nama pimpinan tertinggi di Provinsi Papua Tengah kembali terjadi. Setelah sebelumnya digunakan untuk modus jual beli jabatan, kali ini nama Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley dipakai untuk menjanjikan proyek pekerjaan kepada sejumlah pihak.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengungkapkan bahwa ada oknum tak bertanggung jawab yang mengaku sebagai Ketua Tim Sukses pasangan MeGe (Meki-Deinas), dan menyebarkan informasi palsu bahwa Gubernur memerintahkan pengumpulan profil perusahaan—baik dalam bentuk PT maupun CV—untuk mendapatkan proyek fisik di lingkungan Pemprov Papua Tengah.
“Informasi itu tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kami imbau masyarakat tidak mudah percaya,” tegas Deinas Geley dalam keterangannya, Selasa (15/4).
Geley menambahkan, modus ini serupa dengan kasus sebelumnya, di mana sejumlah ASN diminta menyerahkan SK terakhir disertai iming-iming jabatan tertentu. Semua itu dilakukan atas nama tim sukses, padahal tidak pernah ada perintah atau instruksi dari pihak pemerintah.
“Dulu ASN diminta kumpul SK, sekarang pengusaha diminta kumpulkan profil perusahaan. Polanya mirip dan semuanya hoaks,” jelasnya.
Sebagai mantan Wakil Bupati Puncak Jaya, Deinas Geley meminta seluruh ASN, pelaku usaha, dan masyarakat Papua Tengah untuk tetap waspada. Ia menegaskan bahwa praktik semacam ini hanya merugikan banyak pihak dan berpotensi menimbulkan keresahan.
“Penipuan seperti ini makin berani dan sistematis. Kami tegaskan, tidak ada satu pun instruksi dari Gubernur maupun saya soal pengumpulan data perusahaan untuk proyek. Jangan sampai menjadi korban,” tegas Geley.








