Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Gubernur Nawipa Buka Pintu Keadilan dan Peluang Usaha di Lapas Timika

adminbadge-check


					Suasana saat kunjungan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa Berkunjung di Lapas Kelas II B Timika Perbesar

Suasana saat kunjungan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa Berkunjung di Lapas Kelas II B Timika

MIMIKA – Ada harapan baru bagi warga binaan di Lapas Kelas II B Timika. Dalam kunjungan kerjanya pada Rabu (9/4/2025) lalu, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, bersama Wakil Gubernur Deinas Geley, menyampaikan rencana besar yang menyentuh langsung sisi kemanusiaan para tahanan.

Salah satu langkah konkret yang segera diwujudkan adalah pemberian bantuan hukum gratis bagi tahanan, khususnya bagi anak-anak Papua yang kerap menghadapi proses hukum tanpa pendampingan.

“Banyak dari mereka masuk Lapas karena kasus kecil, tapi tanpa bantuan hukum bisa dihukum bertahun-tahun. Masa hanya karena curi sandal, lalu dipenjara 10 tahun? Itu tidak adil,” tegas Gubernur Nawipa.

Program bantuan hukum ini akan dijalankan melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Mimika. Tujuannya jelas: memastikan bahwa setiap warga mendapat keadilan, tanpa terkecuali.

Tak hanya berhenti di situ, Gubernur Nawipa juga membawa semangat pemberdayaan bagi para warga binaan. Ia mendorong agar kreativitas mereka tidak terhenti di balik jeruji, melainkan terus hidup melalui program UMKM dan kerja sama dengan Dekranasda.

“Karya mereka bisa dipamerkan, bisa dijual. Mereka masih punya masa depan. Yang penting pemimpin jujur, terbuka untuk kolaborasi,” ucapnya penuh semangat.

Bahkan, ia menggagas agar Lapas dapat mengembangkan usaha peternakan ayam petelur sebagai sarana pelatihan keterampilan dan kemandirian ekonomi warga binaan.

Menurut Nawipa, warga binaan bukanlah orang buangan, melainkan manusia yang masih punya potensi besar untuk bangkit dan berkarya. “Penjara bukan akhir segalanya. Ini harus jadi tempat pembinaan, bukan sekadar hukuman,” katanya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline