Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Eks Kapolsek Mulia Tewas Ditembak, Polisi Selidiki Jejak KKB di Puncak Jaya

adminbadge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

PUNCAK JAYA – Aksi kekerasan kembali mengguncang wilayah Papua Tengah. Seorang mantan perwira polisi, Iptu (Purn) Djamal Renhoat (62), tewas setelah diduga ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kediamannya yang juga berfungsi sebagai kios, di Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Senin malam, 7 April 2025.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, mengonfirmasi peristiwa tragis tersebut. Ia menyebut korban mengalami luka tembak fatal di bagian wajah, dengan peluru yang menembus hingga ke leher.

“Benar, telah terjadi penembakan oleh KKB yang menyebabkan Iptu (Purn) Djamal Renhoat meninggal dunia di tempat,” ujar AKBP Kuswara saat dihubungi di Jayapura.

Proses Identifikasi Pelaku Masih Berlangsung

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami dan mengidentifikasi pelaku serta kelompok KKB yang bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Mulia untuk proses lebih lanjut.

“Kami masih menyelidiki kelompok mana yang terlibat. Sementara, belum ada keputusan apakah jenazah akan dimakamkan di Mulia atau dipulangkan ke kampung halamannya,” jelas Kuswara.

Keamanan Dijaga Ketat

Meski situasi di Kabupaten Puncak Jaya dilaporkan relatif kondusif pasca kejadian, pihak kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini juga berkaitan dengan potensi ketegangan politik di daerah tersebut akibat sengketa Pilkada.

“Anggota kami tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan konflik antara kelompok pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati,” tambah Kapolres.

Pihak berwenang menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata yang meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan di Papua Tengah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, BPBD Mimika Mulai Siram Jalan Atasi Debu di Timika

15 September 2026 - 13:39 WIB

20260915

Dishub Mimika Perkuat Keselamatan Jalan, dari ZoSS hingga Pengecatan Median

15 September 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260915 WA0037

Empat Pelajar Selamat, Polisi Redam Kepanikan Warga Akibat Isu Penculikan

15 September 2026 - 13:17 WIB

IMG 20260915 WA0030

Dukcapil Deiyai Ungkap Perkembangan Data Kependudukan, Pelayanan Masih Hadapi Sejumlah Kendala

15 September 2026 - 13:11 WIB

IMG 20260915 WA0034

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Deiyai Validasi Data Pekerja Rentan hingga Aparatur Kampung

15 September 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260915 WA0032
Trending di Headline