Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Ini Pesan Gubernur Papua Tengah Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jaga Kekompakan, Hindari Perpecahan

adminbadge-check


					Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa Perbesar

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa

NABIRE  — Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mengingatkan para bupati dan wakil bupati di Papua Tengah agar senantiasa menjaga kekompakan dan menghindari hasutan yang dapat menyebabkan perpecahan. Hal ini disampaikan Nawipa saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika serta Kabupaten Puncak di Nabire, Selasa (25/3/2025) lalu.

Dalam pesannya, Nawipa menekankan pentingnya soliditas antara kepala daerah dan wakilnya dalam membangun daerah. Ia mengingatkan bahwa perpecahan sering terjadi karena hal-hal sepele, seperti isu dan perebutan kewenangan.

“Orang Papua itu lemah cuma karena satu, yaitu cepat dengar isu dan langsung berkelahi. Wakil bupati tidak boleh berkelahi dengan bupati. Kewenangan bupati itu lebih besar daripada wakil,” tegas Nawipa.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan untuk mencegah upaya-upaya pihak luar yang ingin memecah belah masyarakat Papua.

“Kalau bapak-bapak tidak bersatu, orang akan hancurkan kita dengan banyak cara. Jadi mari kita bersatu untuk membangun negeri kita ke depan. Itu yang penting,” ujarnya.

Gubernur Nawipa mengaku prihatin melihat konflik antar tokoh Papua yang kerap dipicu oleh uang.

“Saya sedih lihat orang Papua hanya gara-gara uang bisa berkelahi. Ingat, kita tidak bisa diukur dengan uang. Meskipun kita miskin, kita tetap punya harga diri,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh pejabat publik di Papua Tengah untuk menjalankan tugas dan kewenangan sesuai porsi masing-masing, demi terciptanya pemerintahan yang harmonis dan efektif.

“Tuhan bilang, yang punya bupati ya bupati yang jalankan, yang punya wakil ya wakil yang jalankan. Yang punya masyarakat ya dikembalikan ke masyarakat, supaya semua berjalan dengan baik,” kata Nawipa.

Mengakhiri pesannya, Nawipa mengingatkan bahwa pemimpin adalah teladan. Jika pemimpinnya baik, maka rakyat juga akan mengikuti.

“Ikan itu basi baunya dari kepala. Kalau kepalanya bau, maka bagian bawahnya juga ikut bau,” tutupnya.

Papua Tengah merupakan Provinsi baru di Indonesia yang terdiri atas delapan kabupaten, yaitu Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline