MIMIKA – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya sinergi antara Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dengan pemerintah daerah dalam menangani pendidikan dan beasiswa bagi anak-anak Papua. Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke YPMAK bersama Wakil Gubernur Deinas Geley di Kabupaten Mimika, Kamis (27/3/2025) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Nawipa meminta YPMAK untuk memberikan masukan kepada pemerintah terkait strategi yang lebih efektif dalam pengelolaan beasiswa dan pendidikan bagi anak-anak Papua yang menjalani studi di luar negeri.
“YPMAK, tolong bantu kami di Pemda Papua Tengah. Berikan kami pemikiran dan pandangan tentang bagaimana menangani beasiswa dan pendidikan yang benar,” ujar Nawipa.
Saat ini, YPMAK dan Pemprov Papua Tengah diketahui memiliki program beasiswa bagi anak-anak Papua yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Oleh karena itu, gubernur menegaskan perlunya sinkronisasi dalam penyaluran beasiswa agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, Nawipa menyoroti bahwa pendanaan untuk kesejahteraan masyarakat Papua tidak hanya berasal dari PT. Freeport Indonesia, tetapi juga tersedia di Pemprov Papua Tengah dan Pemda Mimika. Namun, menurutnya, hal tersebut bergantung pada tata kelola yang baik.
“Saya ingin membuka wacana bahwa uang tidak hanya ada di Freeport, tetapi juga ada di Pemprov Papua Tengah dan Pemda Mimika. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik dan memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab memiliki kejujuran, integritas, serta hati untuk menolong masyarakat Papua,” ungkapnya.
Meki Nawipa berharap dengan adanya beasiswa ini mahasiswa yang sedang menjalankan studi di luar negeri bisa menambah ilmu dengan baik sehingga bisa kembali dan bersama membangun Papua Tengah.






