Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

News

Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan

adminbadge-check


					Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Perbesar

MIMIKA – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melakukan kunjungan kerja ke kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Minggu (25/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk melihat secara langsung proses operasional pertambangan, termasuk teknologi yang digunakan dalam pengelolaan tambang bawah tanah.

Dalam kunjungan itu, Meki didampingi Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Gelei, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, serta sejumlah kepala daerah di Provinsi Papua Tengah. Rombongan disambut Direktur sekaligus Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, bersama jajaran manajemen perusahaan.

Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan pabrik pengolahan konsentrat, kemudian dilanjutkan ke kawasan operasional tambang bawah tanah.

Sebelum memasuki area pertambangan, rombongan mendapatkan pemaparan dari Senior Vice President Underground Mine PTFI, Hengky Rumbiak, mengenai sistem penambangan dan perkembangan operasional Freeport.

Dalam penjelasannya, Hengky memaparkan perubahan sistem penambangan dari tambang terbuka Grasberg yang berakhir pada 2019 menuju sistem penambangan bawah tanah untuk mengakses cadangan tembaga, emas, dan perak.

Rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai metode block caving, yakni teknik penambangan yang memanfaatkan runtuhan bijih secara terkendali untuk mengambil material mineral dari bawah tanah.

Selain itu, pemerintah daerah diperkenalkan dengan jaringan terowongan tambang yang kompleks, termasuk kawasan Grasberg Block Cave (GBC), Deep Mill Level Zone (DMLZ), dan Big Gossan.

Teknologi pengoperasian alat berat dari jarak jauh melalui ruang kendali di permukaan turut menjadi bagian dari peninjauan. Rombongan juga melihat sistem penghancuran dan pengangkutan material bijih menggunakan crusher serta ban berjalan menuju pabrik pengolahan.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah diharapkan memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai sistem operasional pertambangan modern sekaligus memperkuat komunikasi dengan PT Freeport Indonesia.

Sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta memastikan manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan masyarakat di Papua Tengah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mimika Jadi Tuan Rumah KKT II, Bupati Rettob Ajak Umat GKI Perkuat Toleransi

27 Oktober 2026 - 10:02 WIB

20261026

Menko Polkam di Timika: Keamanan Harus Berdampak pada Kesejahteraan Rakyat Papua

27 Oktober 2026 - 09:38 WIB

IMG 20261027 WA0050

Nabire Catat 10.790 Kasus Kumulatif HIV, KPA Perkuat Koordinasi Penanggulangan AIDS

27 Oktober 2026 - 09:29 WIB

IMG 20261027 182845

Kasat Lantas Mimika Imbau Pengendara Stop Lawan Arus

27 Oktober 2026 - 08:59 WIB

IMG 20261027 WA0021

Dua Tanaman Diduga Ganja Ditemukan di Pot Hias, BNN Turun Tangan

27 Oktober 2026 - 08:21 WIB

IMG 20261027 WA0005
Trending di Headline