Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

News

Suara Mahasiswa IPMAPAN  Pemda Paniai Harus Buka Mata dan Perhatikan Mahasiswa Paniai di Sorong

Etty Welerbadge-check


					Suara Mahasiswa IPMAPAN  Pemda Paniai Harus Buka Mata dan Perhatikan Mahasiswa Paniai di Sorong Perbesar

SORONG – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai Se-Kota Studi Sorong IPMAPAN Sorong mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai untuk segera turun tangan. Kondisi tempat tinggal mahasiswa dan mahasiswi Paniai di Kota Sorong dinilai sangat memprihatinkan.

Hal itu disampaikan dalam keterangan pers IPMAPAN Sorong, Rabu. 27/8/2026, pukul 12.23 WIT di Asrama/Kontrakan Mahasiswa Paniai, Kota Sorong.

Ketua Kontrakan Asrama Mahasiswa Paniai, Oktovianus Mote, mengungkapkan salah satu kamar asrama/kontrakan mengalami kerobohan tembok.

Selain kerusakan fisik, para penghuni juga kerap menghadapi ancaman pengusiran karena keterlambatan pembayaran, ditambah tidak adanya kepastian tempat tinggal.

“Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan dan proses pendidikan kami. Ini bukan lagi persoalan kecil yang bisa terus dibiarkan!” tegas Oktovianus Mote.

Tuntutan: Bangun Asrama Permanen

Ketua Badan Pengurus IPMAPAN Sorong, Nopi Degei, menegaskan IPMAPAN tidak hanya meminta perbaikan tembok. Pihaknya menyampaikan tuntutan jelas kepada Pemda Paniai agar segera membangun Asrama Mahasiswa Paniai yang permanen di Kota Studi Sorong.

“Jika sebagai orang tua kami sendiri tidak membuka mata dan melihat kondisi anak-anak Paniai yang sedang menempuh pendidikan, kepada siapa lagi kami harus berharap?” ujar Nopi Degei.

“Kami adalah generasi muda Paniai, calon penerus dan pemimpin Papua, khususnya Kabupaten Paniai. Jangan biarkan kami terus berpindah-pindah kontrakan, hidup dalam ketidakpastian, bahkan menghadapi pengusiran karena keterbatasan biaya,” tambahnya.

Nopi Degei juga menegaskan: “Kami tidak minta mewah, kami minta layak.” Menurutnya, yang dibutuhkan mahasiswa hanya tempat tinggal yang aman, layak, dan permanen agar dapat belajar dengan tenang.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa perhatian dan solusi nyata, maka kami patut mempertanyakan: apakah Pemda Kabupaten Paniai benar-benar hadir untuk mahasiswa, atau justru membiarkan kami terlantar?” tegas pernyataan sikap tersebut.

IPMAPAN Sorong menutup seruannya dengan pesan: “Buka mata, lihat kondisi kami. Dengarkan suara kami. Jangan hanya berjanji, tunjukkan tindakan nyata.” (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nasaruddin Umar Fokus Membantu Presiden sebagai Menteri Agama

27 Agustus 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260827 WA0065

DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Rakerda I, Fokus Kawal Potensi Pemuda Hingga Rencana Rakornis

27 Agustus 2026 - 12:24 WIB

IMG 20260827 WA0066

Polwan Polres Mimika Gelar Bakti Kesehatan dan Sosial Sambut Hari Jadi Polwan ke-78

27 Agustus 2026 - 12:17 WIB

IMG 20260827 WA0114

Antisipasi Aduan Warga, Polres Mimika Akan Bentuk Posko Terpadu

27 Agustus 2026 - 12:13 WIB

IMG 20260827 WA0109

Hadapi Ancaman Karhutla, Polres Mimika Pastikan Personel dan Peralatan Siap Bergerak

27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

IMG 20260827 WA0097
Trending di Headline