Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

KNPB Yalimu Gelar Ibadah Natal dan Pendidikan Politik bagi Masyarakat

Etty Welerbadge-check


					KNPB Yalimu Gelar Ibadah Natal dan Pendidikan Politik bagi Masyarakat Perbesar

Yalimu – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yalimu menggelar ibadah Natal bersama yang dirangkaikan dengan kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat setempat, Kamis, 25 Desember 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Natal sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai sejarah, hak-hak politik, serta dinamika perjuangan bangsa Papua. Acara berlangsung dari pukul 20.00 hingga 01.00 waktu setempat dan dihadiri oleh masyarakat Yalimu.

Sekretaris Jenderal KNPB Yalimu, Dance Mabel, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai momentum refleksi atas realitas sosial dan politik yang dihadapi rakyat Papua.

Menurutnya, kelahiran Yesus Kristus dipahami sebagai simbol perjuangan melawan penindasan dan ketidakadilan. Ia menekankan bahwa nilai-nilai perdamaian dan keselamatan yang dibawa Yesus menjadi dasar refleksi bagi masyarakat Papua dalam melihat kondisi yang mereka alami saat ini.

Dalam sesi pendidikan politik, Dance Mabel menyampaikan materi mengenai sejarah bangsa Papua, perkembangan perjuangan politik, serta peran masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak dasar mereka. Ia juga menyinggung isu-isu yang berkaitan dengan operasi keamanan, dugaan pelanggaran hak asasi manusia, serta persoalan perampasan ruang hidup masyarakat Papua.

“Kelahiran Yesus sebagai tokoh revolusioner dunia dipahami sebagai simbol pembebasan dari penindasan. Hal ini menjadi refleksi bagi rakyat Papua yang hingga kini masih merasakan berbagai bentuk ketidakadilan,” ujarnya dalam penyampaian materi.

KNPB Yalimu menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Melalui pernyataan resminya, KNPB Yalimu mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesadaran kolektif dan melanjutkan perjuangan sesuai dengan keyakinan dan pandangan politik masing-masing.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pernyataan sikap dari KNPB Yalimu yang menegaskan bahwa momentum Natal dijadikan sebagai penguatan semangat solidaritas dan persatuan masyarakat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029

Tokoh Pemuda Kapiraya Desak PUPR Mimika Akomodasi Aspirasi Warga dalam Master Plan, Melkianus: Manfaatkan SDA dan SDM Lokal Dalam Pembangunan Kota 

25 Oktober 2026 - 14:46 WIB

20261022

PUPR Mimika Matangkan Rencana Kota Baru Potowaiburu, Buka Akses dan Pacu Ekonomi Pesisir

25 Oktober 2026 - 14:25 WIB

IMG 20261025 232521

IPMANAPANDODE Bekali 45 Anggota Baru Lewat Seminar dan Orientasi 

25 Oktober 2026 - 13:45 WIB

IMG 20261025 WA0022

Rencana Pencurian Berujung Kekerasan Seksual, Polisi Berhasil Tangkap Pelakunya

25 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261025 WA0018
Trending di Hukrim