Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

Hukrim

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah Perbesar

ILAGA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya meminta kepada Organisasi Papua Merdeka untuk tidak mengganggu stabilitas keamanan sehingga sukacita dapat dirasakan seluruh masyarakat.

“Kita sama-sama jaga Kabupaten Puncak ini. Desember ini jangan ada gangguan. OPM jangan masuk. Menjelang Natal Desember ini, jangan ganggu kita. Kabupaten Puncak ini kita jaga keamanan untuk masyarakat dan untuk Papua,” ujarnya dalam acara adat bakar batu masyarakat Puncak, di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (6/12/2025).

Kata Abelom, ketakutan dirasakan masyarakat pada bulan Desember ini lantaran OPM disebut kerap melakukan aksi. Diketahui, Kabupaten Puncak merupakan salah satu daerah rawan konflik bersenjata.

Masyarakat pun siap bersatu membantu aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan khususnya jelang perayaan natal 25 Desember nanti.

Dengan begitu, proses pembangunan di daerah Puncak dapat berjalan tanpa hambatan.

“Pembangunan harus jalan, jangan ganggu proses pembangunan. Kita bangun Kabupaten Puncak ini bersama-sama. Terima kasih juga kepada bapak Presiden Prabowo yang perhatian kepada kami di sini. Sebelumnya, kemajuan pembangunan belum begitu terlihat, namun sekarang program pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Puncak Papua Dijadikan Medan Tempur OPM Kabupaten Puncak merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Tengah, yang dijadikan sebagai medan tempur OPM.

Selain melakukan penembakkan, OPM tercatat kerap melakukan pembakaran rumah warga, sekolah hingga fasilitas publik.

Menangani hal itu, sejumlah Satuan Tugas (Satgas) TNI-Polri ditempatkan di beberapa titik rawan untuk membantu satuan organik setempat. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Speed Boat Alami Laka Laut, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

Img 20260113 wa0134

Pelajar SMA Negeri 1 Nabire Apresiasi Festival Media Se-Tanah Papua, Dinilai Jadi Pondasi Jurnalistik

13 Januari 2026 - 13:56 WIB

Img 20260113 wa0125

Festival Media Se-Tanah Papua Perdana 2026 di Nabire, Dihadiri Ratusan Wartawan dan Tokoh Pers 

13 Januari 2026 - 13:44 WIB

Img 20260113 wa0117

Ribuan Umat Kingmi Ikut Ibadah Peringati Hari Pekabaran Injil Masuk ke Pedalaman

13 Januari 2026 - 13:31 WIB

Img 20260113 wa0115

Berkas Perkara Tiga Tersangka Narkoba Dilimpahkan ke Kejaksaan

13 Januari 2026 - 13:27 WIB

Img 20260113 wa0111
Trending di Headline