Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

Ketua APKM Tegaskan Masalah Tapal Batas Jangan Membawa Nama Suku Kei, Yosep Temorubun: MB Segera Klarifikasi Pernyataan di Medsos

Etty Welerbadge-check


					Ketua APKM Tegaskan Masalah Tapal Batas Jangan Membawa Nama Suku Kei, Yosep Temorubun: MB Segera Klarifikasi Pernyataan di Medsos Perbesar

TIMIKA – Ketua Umum Aliansi Pemuda Kei Mimika (APKM), Yoseph Temorubun menyampaikan pernyataan sikap dengan tegas kepada Musa Boma yang belum lama ini mengeluarkan stagmen di salah satu media, dimana menyebutkan “Suku Kei” dianggap memicu ketegangan lahan di Wakia.

Yosep menegaskan, permasalahan yang terjadi di wilayah tersebut adalah masalah tapal batas dan tidak ada kaitannya dengan anak-anak suku Kei. Sehingga dengan adanya narasi yang tersebar di media sosial itu semakin memperkeruh suasana.

“Sebagai ketua umum saya menghimbau jangan ada pihak yang mengkompori atau membangun sebuah narasi yang mengkaitkan suku kei dengan masalah di Wakia,” tegasnya pada Sabtu (22/11/2025).

Menurut Yosep,  jika yang bersangkutan ingin berbicara masalah tapal batas sebaiknya bertemu pihak Pemerintah dan mempertanyakannya hal tersebut, bukan membangun narasi yang menyebutkan nama suku.

Yosep menghimbau agar yang bersangkutan segera melakukan klarifikasi sebelum APKM mengambil langkah hukum. Pihaknya masih menunggu itikad baik yang bersanggkutan.

“Pernyataan yang tersebar di medsos mengandung SARA dan UU IT. Mohon segera klarifikasi, kalau tidak, kami akan mengambil langkah hukum karena data dan bukti yang sudah jelas-jelas menyebutkan nama suku,” tambahnya.

Selain itu, Yoseph juga meminta agar semua pemuda Kei tetap menahan diri tidak boleh terpancing dan membuat narasi di media sosial yang semakin memperkeruh suasana dan mengganggu stabilitas keamanan. Sebaliknya, Pemuda kei berperan membantu pemerintah menjaga keamanan di tanah Papua.

“Tanggung jawab kita adalah menjaga keamanan di Mimika dan seluruh tanah Papua. Kita mencari makan di sini bersama orang Papua dengan cara terhormat melanjutkan perjuangan para leluhur, membantu pemerintah darah menjaga keamanan,” pungkasnya. (Etty) 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline