JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Apresiasi ini diberikan atas rencana pemberian penghargaan kepada Erna Salawati, ibunda dari aktivis muda dan pejuang kelompok rentan, Bayu Satria.
Penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan pada momentum Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Disabilitas Internasional yang akan digelar di Jakarta pada 10 Desember 2025 mendatang.
Sultan menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah pengakuan negara terhadap peran krusial keluarga—khususnya seorang ibu—dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus hingga mampu mencetak prestasi di kancah nasional maupun internasional.
”Penghargaan ini memiliki makna besar bagi penguatan gerakan inklusi di Indonesia. Keberhasilan Bayu sebagai tokoh perubahan tidak terlepas dari keteguhan ibundanya. Ini bukti bahwa keluarga adalah fondasi utama perjuangan sosial,” ujar Sultan di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Lebih lanjut, Sultan berharap momen ini dapat memperkuat ekosistem inklusi di Indonesia melalui kolaborasi antara pemerintah, DPD RI, dan masyarakat sipil. Ia menekankan pentingnya isu disabilitas dan pemberdayaan perempuan mendapatkan ruang lebih besar dalam kebijakan nasional.
Di sisi lain, Bayu Satria, yang sebelumnya telah menerima DPD Award 2025, mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan kepada ibunya. Menurutnya, penghargaan ini membuka peluang kolaborasi baru untuk advokasi yang ia lakukan di Aceh dan nasional.
”Penghargaan ini adalah pengakuan bagi seluruh keluarga di Indonesia yang berjuang mendampingi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Terima kasih kepada DPD RI dan KemenPPPA yang telah memberi ruang bagi kami untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” ungkap Bayu.






