Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

News

Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Gencarkan Sosialisasi, Peternakan Harus Jadi Bisnis, Bukan Sampingan

adminbadge-check


					Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Gencarkan Sosialisasi, Peternakan Harus Jadi Bisnis, Bukan Sampingan Perbesar

NABIRE – Tani Merdeka Indonesia (TMI) Papua Tengah mengambil langkah tegas untuk mentransformasi sektor peternakan di Kabupaten Nabire. Melalui Bidang Peternakan Kabupaten, TMI menggelar sosialisasi intensif pada Selasa (11/11/2025) yang menyasar lima distrik.

Sosialisasi ini difokuskan pada upaya peningkatan kapasitas bagi kelompok masyarakat yang selama ini mengelola usaha ternak dalam skala kecil dan menengah. Tujuannya adalah mengubah persepsi peternakan dari sekadar kegiatan subsisten menjadi usaha yang berkelanjutan, profesional, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ketua Bidang Peternakan Kabupaten Nabire, Yusuf Kudiai, memimpin langsung kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya manajemen modern. “Peternakan bukan hanya sekadar kegiatan sampingan, tetapi adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi rakyat,” ujar Kudiai. “Kami ingin masyarakat di lima distrik ini mampu mengembangkan potensi peternakan secara mandiri.”

Materi sosialisasi mencakup spektrum luas kebutuhan peternak, antara lain:

  • Manajemen Kandang: Penataan dan kebersihan kandang yang berdampak langsung pada kesehatan ternak.
  • Strategi Pakan: Pengetahuan tentang komposisi pakan yang optimal untuk pertumbuhan dan produktivitas hewan.
  • Kesehatan Hewan: Pencegahan penyakit dan langkah-langkah penanganan dasar.
  • Akses Pasar: Pemetaan potensi dan jalur distribusi produk ternak di pasar lokal.

Ketua TMI Papua Tengah, Aser Yogi, turut memberikan apresiasi tinggi atas kerja konkret di lapangan dan menjanjikan dukungan yang berkelanjutan. TMI menargetkan sosialisasi ini akan diikuti dengan pendampingan teknis, pelatihan lanjutan, serta penguatan kelembagaan untuk memastikan program tidak berhenti di tahap teori. Langkah ini dianggap krusial untuk mengatasi tantangan umum di wilayah tersebut, seperti akses pakan dan keterbatasan tenaga ahli.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline