Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Papua Tengah Siap Kolaborasi dengan IPB untuk Majukan Sektor Pertanian

Etty Welerbadge-check


					Papua Tengah Siap Kolaborasi dengan IPB untuk Majukan Sektor Pertanian Perbesar

TANGERANG — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sektor pertanian berkelanjutan dengan menjalin kerja sama bersama Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini disampaikan dalam kegiatan Indonesia Science Festival (ISF) 2025 dan Penandatanganan MoU yang digelar di Garuda Main Hall 1, Nusantara Hall, ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (8/11/2025).

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Galey, mewakili Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi inovatif antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi seperti IPB untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia Papua di bidang pertanian.

Img 20251109 wa0007

“Indonesia, musuh dunia ini mau maju atau mundur ada di tangan kita sendiri. Ide, cara, dan inovasi-inovasi baru itu harus muncul dari kita, termasuk di Papua,” ujar Deinas Galey.

Ia menjelaskan bahwa Papua Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian alami tanpa ketergantungan tinggi pada pupuk kimia. Ke depan, pemerintah provinsi berencana mengirim sejumlah petani dari delapan kabupaten di wilayahnya untuk mengikuti pelatihan langsung di IPB dan kampus pertanian lainnya.

“Kami akan kirim masyarakat kami, terutama para petani, untuk belajar langsung tentang cara bertani yang benar. Setelah itu, mereka akan kembali ke daerah untuk mempraktikkan dan menyosialisasikan hasil pembelajaran kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurut Deinas Galey, kerja sama ini bukan hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah dan membuka peluang usaha baru berbasis hasil bumi Papua Tengah.

“Sekolah pertanian seperti IPB adalah pusat pembelajaran yang luar biasa. Dari sinilah kita bisa belajar banyak hal yang akan berdampak langsung pada ekonomi rakyat Papua,” tuturnya.

Acara ISF 2025 dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, pejabat kementerian, akademisi, serta pelaku usaha bidang agrikultur dan inovasi teknologi. Nota dinas tertanggal 6 November 2025 dari Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silvanus A. Soemoele, juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap partisipasi Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan strategis ini.

Img 20251109 wa0008

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi pertanian Papua Tengah yang mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sejarah Baru Di Paniai: DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Pelantikan Dan Rakerda Perdana 

25 Agustus 2026 - 10:29 WIB

IMG 20260825 WA0010

Kasus Penganiayaan di Depan Pondok Amor, Polisi Masih Dalami Pelaku

25 Agustus 2026 - 10:12 WIB

IMG 20260825 WA0006

Pasca Evakuasi Nakes, Polisi Siapkan Koordinasi untuk Bantu Warga Jila

25 Agustus 2026 - 10:09 WIB

IMG 20260825 WA0007

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Dekatkan Polisi dengan Warga Muara Puncak Jaya

25 Agustus 2026 - 09:51 WIB

IMG 20260825 WA0004

Penyanderaan Warga Sipil di Jila Dikecam, Yeri Hamadi: Jangan Jadikan Rakyat Korban Konflik

25 Agustus 2026 - 09:48 WIB

IMG 20260825 WA0002
Trending di Headline