Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Papua Tengah Siap Kolaborasi dengan IPB untuk Majukan Sektor Pertanian

Etty Welerbadge-check


					Papua Tengah Siap Kolaborasi dengan IPB untuk Majukan Sektor Pertanian Perbesar

TANGERANG — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sektor pertanian berkelanjutan dengan menjalin kerja sama bersama Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini disampaikan dalam kegiatan Indonesia Science Festival (ISF) 2025 dan Penandatanganan MoU yang digelar di Garuda Main Hall 1, Nusantara Hall, ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (8/11/2025).

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Galey, mewakili Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi inovatif antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi seperti IPB untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia Papua di bidang pertanian.

Img 20251109 wa0007

“Indonesia, musuh dunia ini mau maju atau mundur ada di tangan kita sendiri. Ide, cara, dan inovasi-inovasi baru itu harus muncul dari kita, termasuk di Papua,” ujar Deinas Galey.

Ia menjelaskan bahwa Papua Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian alami tanpa ketergantungan tinggi pada pupuk kimia. Ke depan, pemerintah provinsi berencana mengirim sejumlah petani dari delapan kabupaten di wilayahnya untuk mengikuti pelatihan langsung di IPB dan kampus pertanian lainnya.

“Kami akan kirim masyarakat kami, terutama para petani, untuk belajar langsung tentang cara bertani yang benar. Setelah itu, mereka akan kembali ke daerah untuk mempraktikkan dan menyosialisasikan hasil pembelajaran kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurut Deinas Galey, kerja sama ini bukan hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah dan membuka peluang usaha baru berbasis hasil bumi Papua Tengah.

“Sekolah pertanian seperti IPB adalah pusat pembelajaran yang luar biasa. Dari sinilah kita bisa belajar banyak hal yang akan berdampak langsung pada ekonomi rakyat Papua,” tuturnya.

Acara ISF 2025 dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, pejabat kementerian, akademisi, serta pelaku usaha bidang agrikultur dan inovasi teknologi. Nota dinas tertanggal 6 November 2025 dari Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silvanus A. Soemoele, juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap partisipasi Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan strategis ini.

Img 20251109 wa0008

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi pertanian Papua Tengah yang mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline