Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Pemkab Dogiyai Salurkan Dana Hibah 2025, Perkuat Sektor Sosial dan Keagamaan

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Dogiyai Salurkan Dana Hibah 2025, Perkuat Sektor Sosial dan Keagamaan Perbesar

DOGIYAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, resmi meluncurkan penyaluran dana hibah Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Koteka Moge, Moanemani, Senin (27/10), dengan penyerahan simbolis bantuan kepada para penerima manfaat.

Bupati Dogiyai Yudas Tebai memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dana hibah merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

“Penyaluran dana hibah adalah wujud komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat,” ujar Bupati Yudas Tebai.

“Kami berupaya agar bantuan ini menyentuh langsung kebutuhan rakyat.”

Dana hibah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dikelola oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Dogiyai. Tercatat sebanyak 70 gereja, 1 masjid, 7 organisasi kemasyarakatan, dan 13 lembaga sosial-keagamaan menerima bantuan tersebut.

Selain itu, terdapat pula bantuan dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dikelola oleh Dinas Sosial Kabupaten Dogiyai, menyasar kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan di 10 distrik.

Berdasarkan data pemerintah daerah, 24 kelompok lembaga non-pemerintah menerima bantuan sosial, 400 warga mendapat bantuan pendidikan, serta 24 kelompok keagamaan dan 15 gereja memperoleh dukungan kegiatan spiritual.

Bupati Yudas menjelaskan bahwa langkah ini penting untuk memperkuat nilai moral dan memperluas kesempatan belajar masyarakat.

“Semua bantuan ini ditujukan untuk memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat,” katanya.

“Kami ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan pemberdayaan sosial.”

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan pengawasan publik.

“Saya ingin menegaskan bahwa penyaluran dana hibah ini dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya tegas.

Lanjut dia “Kami berharap bantuan ini digunakan bijak dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.”

Di akhir sambutannya, Bupati Yudas mengingatkan para penerima hibah agar menjaga amanah dan bertanggung jawab atas penggunaan dana. Pemerintah daerah, katanya, akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan di lapangan.

“Mari kita jaga sinergi, integritas, dan komitmen bersama,” Dogiyai.

“Tata kelola hibah harus akuntabel dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Dogiyai.”. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline