Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Baperida Papua Tengah Gelar Pelatihan GIS Guna Meningkatkan Kualitas Perencanaan Berbasis Data

Etty Welerbadge-check


					Baperida Papua Tengah Gelar Pelatihan GIS Guna Meningkatkan Kualitas Perencanaan Berbasis Data Perbesar

NABIRE – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Provinsi Papua Tengah menyelenggarakan Pelatihan Geographical Information System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis untuk pengelolaan data berbasis spasial, bertempat di Aula RRI Nabire Kami – Jumat, 9–10 Oktober 2025.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Asisten II Sekretaris Daerah Papua Tengah, Herman Kayame, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Pelatihan menghadirkan tim ahli GIS dari World Resources Institute (WRI) Jayapura sebagai narasumber utama.

Dalam laporannya, Kepala Baperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah dasar hukum, antara lain Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.

Sebanyak 66 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas pejabat struktural, fungsional perencana, serta staf teknis pengelola data dari 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Materi pelatihan mencakup:

  1. Konsep dasar GIS dan peranannya dalam perencanaan pembangunan daerah.
  2. Teknik pengelolaan data spasial dan pemetaan tematik.
  3. Analisis spasial untuk mendukung kebijakan pembangunan.
  4. Praktik aplikasi GIS sesuai kebutuhan sektoral di Papua Tengah.

Gubernur: GIS Jadi Fondasi Transformasi Pembangunan Berbasis Data

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh asisten II Setda, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk membangun fondasi perencanaan pembangunan yang modern dan berbasis bukti (evidence-based planning).

“Dunia kini bergerak menuju era digital. Setiap kebijakan harus didukung oleh data yang akurat, terverifikasi, dan mudah diakses. Di sinilah GIS menjadi sangat penting karena mampu menghadirkan gambaran nyata kondisi wilayah kita — mulai dari tata ruang, pertanian, pendidikan, hingga lingkungan hidup,” ujar Nawipa dalam sambutan tertulis Kamis, (9/10/2025)

Ia menambahkan, penguatan data spasial akan membantu pemerintah dalam:

Mengidentifikasi daerah rawan bencana,
Memetakan potensi ekonomi lokal secara lebih rinci, dan
Menjamin pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

“Inilah bentuk transformasi birokrasi menuju pemerintahan berbasis data. Papua Tengah tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi juga harus menjadi contoh bagaimana teknologi digunakan untuk mempercepat pembangunan,” lanjutnya.

Gubernur juga berpesan agar seluruh peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan semangat belajar yang tinggi dan menerapkan ilmu yang diperoleh di instansi masing-masing.

“Ilmu yang didapat jangan berhenti di ruangan ini. Terapkan dan ajarkan kembali kepada rekan-rekan di kantor, agar manfaatnya lebih luas,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjut Gubernur, berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas aparatur dan penguatan tata kelola pembangunan berbasis data, baik dari sisi kebijakan, fasilitas, maupun anggaran.

“Pembangunan Papua Tengah hanya akan berhasil bila dilaksanakan dengan perencanaan yang kuat, berbasis data, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” pungkasnya.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline