Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Tujuh Jenazah Karyawan PTFI Korban Longsor Ditemukan dan Dikirim ke Kanpung, YPMAK Sampaikan Duka dan Apresiasi

Etty Welerbadge-check


					Tujuh Jenazah Karyawan PTFI Korban Longsor Ditemukan dan Dikirim ke Kanpung, YPMAK Sampaikan Duka dan Apresiasi Perbesar

TIMIKA – Tim penyelamat akhirnya berhasil menemukan tujuh jenazah karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang menjadi korban longsor di area tambang bawah tanah di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Ketujuh korban ditemukan setelah proses pencarian intensif berhari-hari pascalongsor yang terjadi pada belum lama ini.

Dalam keterangan resminya, Ketua Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Leonardus Tumuka menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya para pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga serta bagian penting dari masyarakat lokal.

“Kami sangat berduka atas peristiwa ini. Kami mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Leo, di Kantor YPMAK pada Senin (6/10/2025).

YPMAK juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban. Tim yang terdiri dari personel PTFI, Basarnas, TNI/Polri, serta relawan, bekerja tanpa kenal lelah di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu.

“Upaya luar biasa yang ditunjukkan oleh tim penolong sangat kami hargai. Ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang kuat dan solidaritas yang  saat ini, seluruh jenazah telah dievakuasi dan dipulangkan kepada pihak keluarga di kampung halamannya masing-masing untuk proses pemakaman.

Musibah ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama di industri berisiko tinggi seperti pertambangan. YPMAK mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam doa dan dukungan moral bagi para keluarga korban yang sedang berduka. (Etty Welerubun)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline