Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Polda Papua Tengah Gelar Operasi Jaran Noken 2025 untuk Tekan Kriminalitas di Nabire

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Gelar Operasi Jaran Noken 2025 untuk Tekan Kriminalitas di Nabire Perbesar

NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Jaran Noken 2025 di halaman Mapolres Nabire, Rabu (17/9/2025). Apel ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Tengah, Bupati Nabire, Kapolres Nabire, para undangan, serta jajaran personel kepolisian yang terlibat dalam operasi.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, dalam amanatnya menegaskan bahwa operasi ini digelar untuk menanggulangi berbagai tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Kota Nabire sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian membutuhkan kepastian hukum dan keamanan agar pembangunan dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, Polri harus hadir dengan penegakan hukum yang tegas dan profesional, sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Dalam paparannya, Brigjen Papare mengungkapkan sejumlah kasus kriminal yang masih marak di Nabire sepanjang tahun 2025, antara lain 144 kasus curanmor, 36 kasus pencurian dengan kekerasan, 5 kasus pencurian dengan pemberatan, 5 kasus penganiayaan berat, 5 kasus pemerkosaan, 2 kasus pembunuhan, serta 1 kasus penculikan.

Operasi Jaran Noken 2025 akan berlangsung selama 30 hari, mulai 17 September hingga 16 Oktober 2025, dengan mengedepankan langkah penegakan hukum, tindakan preemtif, dan preventif. Kapolda menegaskan, tujuan operasi ini adalah memberikan efek jera kepada pelaku kriminal sekaligus menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan tentram bagi masyarakat Nabire.

“Saya perintahkan seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, menjaga sinergitas dengan instansi dan masyarakat, menghindari penyalahgunaan wewenang, serta mengutamakan keselamatan dalam bertugas, ” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Kapolda Papua Tengah mengajak seluruh personel melaksanakan operasi ini dengan disiplin, dedikasi, dan semangat pengabdian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Nabire dan sekitarnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

8 Desember 2025 - 05:17 WIB

Apel gabungan di monas 1765161864707 169

DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta

7 Desember 2025 - 22:46 WIB

1001433151 2759921897

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

7 Desember 2025 - 20:37 WIB

Img 20251207 wa0073

Lilin, Doa, dan Tarian Lapago: Identitas Budaya Menyatu dalam Peringatan HUT Ke-11 ULMWP di Jayapura

7 Desember 2025 - 20:33 WIB

Img 20251207 wa0065

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

7 Desember 2025 - 03:45 WIB

Whatsapp image 2025 12 07 at 12.44.46
Trending di News