Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Polda Papua Tengah Gelar Operasi Jaran Noken 2025 untuk Tekan Kriminalitas di Nabire

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Gelar Operasi Jaran Noken 2025 untuk Tekan Kriminalitas di Nabire Perbesar

NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Jaran Noken 2025 di halaman Mapolres Nabire, Rabu (17/9/2025). Apel ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Tengah, Bupati Nabire, Kapolres Nabire, para undangan, serta jajaran personel kepolisian yang terlibat dalam operasi.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, dalam amanatnya menegaskan bahwa operasi ini digelar untuk menanggulangi berbagai tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Kota Nabire sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian membutuhkan kepastian hukum dan keamanan agar pembangunan dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, Polri harus hadir dengan penegakan hukum yang tegas dan profesional, sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Dalam paparannya, Brigjen Papare mengungkapkan sejumlah kasus kriminal yang masih marak di Nabire sepanjang tahun 2025, antara lain 144 kasus curanmor, 36 kasus pencurian dengan kekerasan, 5 kasus pencurian dengan pemberatan, 5 kasus penganiayaan berat, 5 kasus pemerkosaan, 2 kasus pembunuhan, serta 1 kasus penculikan.

Operasi Jaran Noken 2025 akan berlangsung selama 30 hari, mulai 17 September hingga 16 Oktober 2025, dengan mengedepankan langkah penegakan hukum, tindakan preemtif, dan preventif. Kapolda menegaskan, tujuan operasi ini adalah memberikan efek jera kepada pelaku kriminal sekaligus menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan tentram bagi masyarakat Nabire.

“Saya perintahkan seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, menjaga sinergitas dengan instansi dan masyarakat, menghindari penyalahgunaan wewenang, serta mengutamakan keselamatan dalam bertugas, ” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Kapolda Papua Tengah mengajak seluruh personel melaksanakan operasi ini dengan disiplin, dedikasi, dan semangat pengabdian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Nabire dan sekitarnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Pindahkan Pedagang, Disperindag Ingin Pasar Sentral Jadi Magnet Baru Timika

23 September 2026 - 14:35 WIB

20260923

Merasa Dirugikan Ratusan Juta dalam Investasi, Nasabah Laporkan Bank Mandiri dan AXA Mandiri ke Polres Mimika

23 September 2026 - 14:17 WIB

IMG 20260923 231545

Bupati Deiyai Minta Bantuan Mesin Peternakan Disalurkan Merata kepada Masyarakat

23 September 2026 - 14:09 WIB

IMG 20260923 WA0064

Pemkab Mimika Perkuat Keamanan dan Efisiensi Administrasi dengan TTE

23 September 2026 - 14:05 WIB

20260922

Tepati Janji kepada Pengrajin Lokal, Gubernur Meki Nawipa Salurkan Rp100 Juta untuk 10 Perahu

23 September 2026 - 13:20 WIB

IMG 20260923 WA0060
Trending di Headline