NABIRE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire menggelar sosialisasi pembentukan klaster logistik penanggulangan bencana di Auditorium RRI Nabire, Jumat (15/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Juga sebegai narasumber utama dan diikuti oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) serta unsur masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Nabire, Imanuel Monei, menjelaskan bahwa klaster logistik merupakan wadah yang menghimpun berbagai lembaga, OPD, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menangani bencana.
“Klaster ini merupakan satu organisasi yang mengumpulkan berbagai organisasi, lembaga, dan OPD yang terkait, untuk bekerja bersama dalam penanganan kebencanaan. Tujuannya agar kita tahu siapa punya apa dan bisa membantu masyarakat terdampak bencana dengan cepat,” jelas Monei.
Ia menambahkan, program pembentukan klaster logistik merupakan inisiatif BNPB yang wajib disosialisasikan kepada seluruh BPBD di Indonesia, termasuk di tingkat kota dan kabupaten.
“Kebencanaan bukan hanya urusan BPBD, tapi tanggung jawab semua pihak. Dengan klaster ini, kita bisa mengatur sumber daya yang ada, mulai dari logistik, makanan, peralatan, hingga kendaraan untuk evakuasi korban,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, BPBD Nabire juga menyerahkan dua Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) untuk unit kendaraan dinas berpelat B6483 TQE dan B6484 TQE kepada pihak terkait. (MB)






