Tingkatkan Pelayanan Publik, Bagian Ortal Setda Mimika Gelar Sosialisasi
TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) Setda Mimika, menggelar sosialisasi pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik (PEKPPP) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika.
Kegiatan berlangsung di aula Kantor BPKAD, Selasa (11/03/2025) merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pj Bupati Yonathan Demme Tangdilintin dalam sambutannya mengatakan bahwa pelayanan publik merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kinerja pemerintahan daerah, sehingga ini menjadi harapan besar dari masyarakat kepada aparatur pemerintah untuk memberikan pelayanan yang profesional, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kegiatan sosialisasi ini sebagaimana diamanatkan dalam surat keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 659 tahun 2024,” katanya.
Oleh karena itu dirinya berharap dengan sosialisasi ini dapat mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Mimika, serta menemukan solusi yang inovatif untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Sehingga masyarakat Kabupaten Mimika benar-benar merasakan manfaat dari kebijakan dan program yang kita jalankan,” ucapnya.
Sementara itu Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Otok Kuswandaru menyampaikan bahwa pelayanan yang baik yaitu ketika pelayanan langsung menyentuh kepada masyarakat.
“Sehingga masyarakat merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan,” ujarnya.
Menurutnya, Pemkab Mimika ini punya potensi untuk digitalisasi namun untuk nasional belum terlihat.
“Untuk itu kami rasa perlu dikoordinasikan secara sistematis. Nanti Pj Bupati tunjuk langsung koordinasinya seperti apa supaya terlihat Kabupaten Mimika memang tidak berbeda dengan yang lain,”ungkapnya.
Sementara menurut Muhammad Yusuf Kurniawan bahwa di Mimika permasalahannya bukan pada penyelenggaraan pelayanan, tetapi bagaimana dokumentasian dari apa yang sudah dilaksanakan selama ini sehingga itu belum tergambar dalam penilaian yang dilakukan oleh Kemenpan.
“Ini menjadi komitmen bersama antara Kemenpan dan Kabupaten Mimika untuk memperbaiki permasalahan-permasalahan yang tadi biar bisa tergambar secara nasional,” ujarnya. (IT)






