NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa mengambil langkah progresif dengan menanggung biaya jaminan kesehatan bagi 40 ribu warga asli Papua melalui program BPJS Kesehatan.
Kebijakan tersebut diumumkan Gubernur Meki saat membuka Rapat Kerja Asosiasi Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama, Senin (26/05/2025).
“Sebagai bagian dari tanah Papua dan masyarakat Papua, Pemerintah Papua Tengah berkomitmen untuk mendukung pembiayaan BPJS bagi 40 ribu warga. Jika masih ada warga Papua yang belum terdaftar, kita akan koordinasikan antar pemerintah, dan Pemda Papua Tengah telah menyiapkan anggaran untuk membiayainya,” ujar Meki Nawipa.
Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama mereka yang tidak mampu membayar iuran secara mandiri.
“Kebijakan ini kami harapkan dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Tidak boleh ada lagi orang Papua yang tidak mendapat perlindungan kesehatan hanya karena alasan ekonomi,” tegasnya.






