Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Lewati Medan Berat, Personel TNI Berhasil Evakuasi 7 Orang Korban KKB di Yahukimo 

Etty Welerbadge-check


					Lewati Medan Berat, Personel TNI Berhasil Evakuasi 7 Orang Korban KKB di Yahukimo  Perbesar

TIMIKA – Walaupun dengan medan yang berat atau susah serta potensi gangguan kelompok OPM, personel TNI yang tergabung dalam Tim Satgas Koops TNI Habema Kogabwilhan III berhasil mengevakuasi 7 orang korban di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (23/03/2025).

Dari ke-7 korban diketahui salah satunya bernama Rosalina (30) ditemukan tewas dengan luka mengenaskan akibat kekerasan. Sementara 3 orang lainnya yakni Vidi, Cosmas dan Tari
mengalami luka berat dan 3 orang lainnya yaitu Vanti, Paskalia dan Irmawati mengalami luka ringan.

Letkol Inf Gustiawan selaku Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III mengakui bahwa evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat mengingat kondisi di Distrik Anggruk masih sangat rawan.

“Tim kami harus menghadapi medan berat dan potensi gangguan dari kelompok bersenjata. Namun, berkat koordinasi yang baik, jenazah korban berhasil dibawa ke Bandara Dekai Kabupaten Yahukimo untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Selain melakukan evakuasi kata Letkol Inf Gustiawan, aparat juga mendokumentasikan kerusakan akibat aksi pembakaran sekolah yang dilakukan oleh OPM.

Sementara itu Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menyampaikan bahwa Satgas Habema hadir sebagai bagian dari upaya negara dalam memastikan setiap warga negara, termasuk tenaga pendidik dapat hidup dan bekerja dengan aman.

“Kami telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi jenazah korban, serta mengamankan lokasi agar situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini aparat masih melakukan pencarian terhadap pelaku dan meningkatkan patroli di wilayah rawan guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan bersama,” ucapnya.

Perlu diketahui kejadian ini yang dialami korban yang adalah tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan itu akibat ulah dari kelompok OPM pada Jumat, 21 Maret 2025 sekitar pukul 17.00 WIT.

Bukan hanya itu kelompok OPM ini juga diketahui melakukan pembakaran gedung sekolah dan rumah guru. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Nawipa : Rumah Susun ASN DOB Dukung Kinerja Aparatur dan Tingkatkan Pelayanan Publik

8 Juli 2026 - 14:05 WIB

IMG 20260708 WA0018

Kapolda Papua Tengah Resmi Buka MLBB Kapolda Cup 2026, Juara Melaju ke Kapolri Cup

8 Juli 2026 - 13:55 WIB

IMG 20260708 WA0030

RSUD Deiyai Ikuti Survei Akreditasi LARSQI, Bupati Melkianus Mote Tekankan Peningkatan Pelayanan

8 Juli 2026 - 12:59 WIB

IMG 20260708 WA0007

Dekranasda Deiyai Hadiri HUT ke-46 Dekranas di Makassar, Bawa Misi Promosikan Kerajinan Lokal

7 Juli 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260707 WA0028

Pemkab Mimika Mulai Rencanakan Perluasan TPU SP1, Pengadaan Lahan Masih Tahap Awal

7 Juli 2026 - 10:38 WIB

IMG 20260707 WA0026
Trending di Headline