DEIYAI — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deiyai mengajak masyarakat untuk memastikan kepemilikan dokumen kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Keluarga (KK).
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dukcapil Kabupaten Deiyai, Mikael Mote, dalam Pertemuan Lintas Sektor (Linsek) yang digelar Puskesmas Waghete, Jumat (2/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Puskesmas Waghete itu mempertemukan sejumlah stakeholder untuk membahas kondisi, capaian, serta berbagai kendala dalam pelayanan kepada masyarakat. Dalam forum tersebut, administrasi kependudukan turut menjadi salah satu perhatian karena berkaitan dengan akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.
Mikael mengatakan, kepemilikan identitas kependudukan yang jelas menjadi bagian penting dalam memudahkan masyarakat memperoleh berbagai pelayanan publik.
“Kalau identitas jelas atau sudah terdaftar dalam KK dan memiliki KTP, maka layanan kesehatan akan lebih mudah, layanan pendidikan akan lebih mudah, bantuan sosial dan layanan lainnya juga akan lebih mudah. Dasarnya adalah KTP dan KK,” kata Mikael.
Ia menegaskan, masyarakat Deiyai yang belum melakukan perekaman KTP-el perlu segera melakukan perekaman agar data kependudukannya tercatat secara resmi.

Menurut Mikael, data kependudukan yang tertib tidak hanya penting bagi masyarakat dalam mengakses layanan, tetapi juga membantu pemerintah dalam menyediakan pelayanan berdasarkan data yang lebih akurat.
“Karena itu, seluruh masyarakat Deiyai harus melakukan perekaman KTP,” tegasnya.
Mikael juga mengharapkan dukungan dari berbagai unsur masyarakat untuk mendorong tertib administrasi kependudukan. Menurutnya, kampung, gereja, sekolah, fasilitas kesehatan, dan stakeholder lainnya dapat berperan dalam mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan.
Ia menyebutkan, keberadaan identitas yang tercatat di Dukcapil menjadi bagian penting dalam proses pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Identitas yang jelas di Dukcapil menjadi tiket untuk menerima berbagai fasilitas yang disediakan negara,” ujarnya.
Pertemuan Lintas Sektor Puskesmas Waghete berlangsung dalam suasana interaktif. Selain administrasi kependudukan, forum tersebut membahas berbagai persoalan pelayanan kesehatan dan upaya memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah kerja Puskesmas Waghete.
Melalui koordinasi tersebut, masing-masing sektor diharapkan dapat mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Deiyai. (SK)






