TIMIKA — Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika, Rafael Taurekeyau, menyambut positif pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tingkat distrik se-Kabupaten Mimika.
Sebagai pimpinan Pemuda di Kabupaten Mimika, Rafael berharap kehadiran KONI di tingkat distrik menjadi langkah awal untuk memperluas pembinaan olahraga hingga ke kampung-kampung.
Menurut Rafael, KONI merupakan organisasi besar yang memiliki peran strategis dalam membangun dan mengembangkan prestasi olahraga di Kabupaten Mimika. Karena itu, keberadaan struktur KONI hingga tingkat distrik dinilai penting agar pembinaan atlet tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
“Ini merupakan sesuatu yang luar biasa. KONI adalah organisasi besar yang membidangi olahraga. Untuk memaksimalkan program kerja dan mencapai visi-misinya, tentu dibutuhkan struktur yang kuat sampai ke tingkat distrik,” kata Rafael di Timika, Sabtu (5/9/2026).
Ia menilai, KONI tingkat distrik tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan kepengurusan. Pengurus yang baru dilantik harus mampu menjalankan fungsi pembinaan secara nyata dengan menggali potensi atlet muda di masing-masing wilayah.
Rafael berharap setiap pengurus KONI distrik mulai memetakan potensi olahraga yang dimiliki wilayahnya, termasuk mengidentifikasi anak-anak muda berbakat yang selama ini belum mendapatkan ruang pembinaan.
“Harapan kami, KONI distrik benar-benar turun ke lapangan. Cari anak-anak muda yang memiliki bakat olahraga, bina mereka, dampingi dan berikan ruang untuk berkembang. Jangan sampai ada talenta dari kampung yang sebenarnya memiliki kemampuan, tetapi tidak pernah teridentifikasi karena tidak ada pembinaan,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan olahraga juga memiliki kaitan erat dengan pembangunan kepemudaan. Olahraga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas ke dalam aktivitas yang positif sekaligus membangun karakter, disiplin, sportivitas dan rasa percaya diri.
Karena itu, Rafael mendorong agar KONI distrik membangun kolaborasi dengan organisasi kepemudaan, pemerintah distrik, pemerintah kampung, sekolah, tokoh masyarakat maupun pihak-pihak lain yang memiliki perhatian terhadap pengembangan generasi muda.
“Pemuda dan olahraga ini tidak bisa dipisahkan. Kami melihat olahraga sebagai salah satu ruang yang sangat positif bagi anak-anak muda. Karena itu, pemuda juga punya kewajiban untuk terlibat dan mengambil bagian dalam pengembangan olahraga di daerahnya,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan pemuda dalam olahraga bukan hanya untuk mengejar prestasi dan medali, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi muda Mimika yang sehat, produktif dan memiliki masa depan.
Rafael berharap KONI tingkat distrik mampu menjadi mata dan telinga KONI Kabupaten Mimika dalam menemukan bibit-bibit atlet potensial dari berbagai pelosok.
“Jangan hanya melihat atlet yang sudah jadi. Justru tugas penting KONI distrik adalah menemukan potensi-potensi baru. Bisa saja ada anak dari kampung yang memiliki bakat luar biasa di sepak bola, atletik, tinju, voli atau cabang olahraga lainnya. Mereka harus ditemukan dan dibina sejak dini,” tuturnya.
KNPI Mimika, lanjut Rafael, siap mendukung upaya tersebut dengan mendorong keterlibatan organisasi kepemudaan dalam berbagai kegiatan olahraga di tingkat distrik maupun kampung.
Ia berharap pelantikan KONI tingkat distrik menjadi momentum untuk membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Mimika.
“Selamat kepada seluruh pengurus KONI distrik yang telah dilantik. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi sebuah tanggung jawab besar. Kami berharap kepengurusan ini benar-benar bekerja, hadir di tengah masyarakat dan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari distrik dan kampung-kampung di Mimika,” pungkasnya. (Etty)







