MANOKWARI – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Provinsi Papua Tengah tiba di Manokwari, Papua Barat, dan mendapat sambutan hangat dari panitia serta Pemerintah Provinsi Papua Barat menjelang pelaksanaan ajang nasional tersebut.
Penyambutan dilakukan oleh Kepala Biro Perekonomian dan Kerjasama Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Barat, Jeffry J.V. Auparay, S.H., M.M., melalui prosesi pengalungan noken kepada Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Tengah, Samuel Didi Naya, M.Th., yang hadir mewakili Ketua Umum LPPD Papua Tengah.

Samuel Didi Naya didampingi Devi Pandjaitan Simatupang yang menjabat sebagai Ketua I Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN). Kehadiran jajaran LPPN sekaligus menjadi bagian dari pembinaan dan peninjauan langsung terhadap kesiapan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
Mewakili Ketua Umum LPPD Papua Tengah, Samuel Didi Naya menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan kepada seluruh rombongan kontingen Papua Tengah.
“Kami bersyukur dapat tiba dengan selamat di Manokwari dan menerima sambutan yang penuh kehangatan. Ini menjadi semangat bagi seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik dalam ajang Pesparawi Nasional XIV,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada awak media, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, seluruh peserta, pelatih, official, dan pendamping telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengikuti berbagai kategori lomba yang akan dipertandingkan selama Pesparawi berlangsung.
Kontingen Papua Tengah akan mengikuti sejumlah cabang lomba yang diwakili peserta dari Kabupaten Nabire, Mimika, dan Puncak. Kategori yang diikuti meliputi Solo Anak Usia 7–10 Tahun, Solo Anak Usia 11–15 Tahun, Vokal Grup, Paduan Suara Anak (PSA), Paduan Suara Remaja Putera (PSRP), Solo Remaja Putera, Solo Remaja Puteri, Musik Pop Gerejawi, Paduan Suara Wanita (PSW), Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Paduan Suara Pria (PSP), hingga Musik Gereja Nusantara (MGN).

Lomba perdana akan dimulai pada Senin, 22 Juni 2026, di sejumlah lokasi pertandingan, antara lain Auditorium PKK Sowi Gunung, Aula Universitas Papua (Unipa), Auditorium Rektorat Unipa, dan Aula Cendrawasih Polda Papua Barat.
Samuel mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk memberikan dukungan dan doa kepada para peserta yang akan membawa nama daerah di tingkat nasional.
“Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Papua Tengah agar seluruh peserta diberikan kesehatan, kekuatan, dan hikmat dalam menampilkan pujian terbaik mereka. Semoga setiap penampilan menjadi persembahan yang memuliakan nama Tuhan,” katanya.
Ia juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh anggota kontingen agar tetap menjaga semangat, kekompakan, dan pengabdian selama mengikuti perlombaan.
“Kontingen Papua Tengah, melangkahlah dengan iman, bernyanyilah dengan sukacita, dan layani Tuhan dengan sepenuh hati. Kemenangan sejati bukan hanya tentang meraih juara, tetapi tentang memuliakan nama Tuhan melalui setiap nada dan pujian yang dipersembahkan. Tetap kuat, kompak, dan percaya bahwa Tuhan menyertai setiap langkah perjuangan kalian. Papua Tengah, berkarya untuk kemuliaan Tuhan,” pesan Samuel.
Semangat tersebut sejalan dengan slogan yang diusung kontingen Papua Tengah pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, yakni:
“Bernyanyi dengan Iman, Bersatu dalam Kasih, Melayani untuk Kemuliaan Tuhan!”
Dengan persiapan yang telah dilakukan dan dukungan dari berbagai pihak, Kontingen Papua Tengah optimistis dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah dalam ajang Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. (MB)






