DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar Apel Gabungan yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (15/6/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah daerah, mulai dari peningkatan keamanan, pelayanan kepegawaian, hingga kepastian pembayaran gaji tenaga kontrak.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Deiyai tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan daerah dan menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah melakukan berbagai langkah, antara lain pembentukan pos pengamanan, penerapan Peraturan Daerah terkait pengendalian minuman keras, serta rencana penertiban atau sweeping senjata tajam yang akan melibatkan Satpol PP, TNI, dan Polri.
“Kami tidak akan berhenti membangun daerah ini. Berbagai langkah telah dan akan terus dilakukan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Selain membahas keamanan, Bupati juga meminta seluruh ASN untuk fokus menyelesaikan berbagai urusan administrasi kepegawaian, seperti kenaikan pangkat, kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta memastikan keluarga dan masyarakat dapat memanfaatkan program jaminan sosial yang telah disediakan pemerintah.
Menurutnya, manfaat BPJS sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada pegawai dan masyarakat, terutama saat menghadapi risiko kecelakaan kerja, sakit, maupun kematian.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa pembayaran gaji tenaga kontrak tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia memastikan anggaran gaji tenaga kontrak dari Januari hingga Mei 2026 tetap tersedia dan akan dibayarkan kepada tenaga kontrak yang telah melengkapi administrasi, termasuk nomor rekening.
Bupati meminta seluruh kepala dinas dan bendahara segera menindaklanjuti proses pembayaran bagi tenaga kontrak yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Sementara bagi yang belum melengkapi dokumen, diminta segera menyelesaikannya agar pembayaran dapat diproses.
“Kami pastikan hak tenaga kontrak tidak akan hilang. Anggarannya tetap ada dan akan dibayarkan sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Khusus tenaga kontrak yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan RSUD, pembayaran akan disesuaikan dengan mekanisme pendanaan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus).
Bupati juga mengingatkan seluruh ASN dan tenaga kontrak untuk terus meningkatkan disiplin kerja, menjaga integritas, serta mendukung program-program pemerintah daerah demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Deiyai.
Apel gabungan berlangsung tertib dan dihadiri oleh pimpinan OPD, ASN, CPNS, serta tenaga kontrak dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai. (SK)







