Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

Etty Welerbadge-check


					Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan Perbesar

TIMIKA – Presiden RI, Prabowi Subianto memerintahkan agara alokasi dana Otsus Papua dikembalikan kembali ke masing-masing daerah. Di mana sebelumnya dana tersebut mengalami penurunan yang signifikan.

Hal itu duungkapkan oleh Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Velix Wanggai saat melakukan konferensi pers, Kamis (30/04/2026).

Awalnya dana Otsus Papua mencapai Rp12 triliun turun menjadi Rp10 triliun. Pemangkasan nilai tersebut menjadi perhatian serius para kepala daerah di Papua. Hal itu juga sudah dibahas saat sidang kabinet khusus tentang Papua pada tanggal 16 Desember 2025 di Istana Negara.

“Sesuai arahan langsung dari Bapak Presiden bahwa Menteri Keuangan segera membahas hal ini dan Bapak Presiden memutuskan untuk mengembalikan dana sekitar 2,5 triliun itu kepada pemerintah 6 provinsi di tanah Papua,” kata Velix Wanggai.

Usai pembahasan itu, Pemerintah Pusat dan Daerah, Mendagri dan Kementerian Keuangan menyepakati mekanisme pengembaliam dengan memasukkannya dalam tahun anggaran 2026.

Velix menegaskan, dana Otsus Rp2,5 triliun ini tidak hanya dikembalikan begitu saja, tetapi ditekankan pada kualitas belanja (quality spending). Pemerintah daerah diminta memastikan penggunaan dana Otsus lebih efektif dan mengutamakan kebutuhan prioritas. Baik untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), ekonomi, infrastruktur, maupun tata kelola pemerintahan.

Selain soal alokasi, pemerintah juga menekankan perbaikan tata kelola dana Otsus secara menyeluruh agar benar-benar berdampak ke masyarakat.

Pengelolaan dana Otsus akan difokuskan pada target yang jelas, seperti menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan partisipasi pendidikan di tiap provinsi.

“Kita ingin ada sebuah target bersama yang harus disepakati. Target misalnya angka kemiskinan akan dicapai di Papua Tengah, kemudian di Papua Pegunungan sekian, kemudian akan partisipasi sekolah,” pungkasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan penyaluran kembali dana tambahan tersebut, yang direncanakan mulai dialokasikan pada Mei atau Juni 2026 ke masing-masing provinsi. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah

18 Juni 2026 - 10:00 WIB

IMG 20260618 WA0017

Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis

18 Juni 2026 - 07:37 WIB

PT BCA Boosts Student Motivation with Religious Themed Event 2 (1)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021
Trending di Headline