Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

News

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

adminbadge-check


					Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban Perbesar

Jakarta – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) bersama sejumlah elemen massa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari Senin (8/12). Aksi ini menarik perhatian kepolisian yang telah menyiapkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi pengerahan personel. “Sebanyak 2.155 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat hari ini,” ujar Kombes Susatyo kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Pengamanan Humanis dan Profesional

Dalam apel siaga yang dilakukan, Kombes Susatyo menekankan bahwa seluruh personel diinstruksikan untuk bekerja secara humanis dan profesional.

“Semua personel saya perintahkan bekerja secara humanis dan profesional, tidak membawa senjata api, serta mengedepankan pendekatan dialogis,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan Tactical Wall Game (TWG) untuk memetakan titik-titik pengamanan dan memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan di sekitar kawasan Monas.

Imbauan Tertib dan Rekayasa Lalu Lintas

Kombes Susatyo turut mengimbau seluruh massa APDESI dan elemen lain yang terlibat agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

“Tidak boleh membakar ban, tidak merusak fasilitas umum, tidak melawan petugas, dan tidak melakukan aksi anarkis. Aspirasi bisa disampaikan dengan tertib dan beretika,” pesannya.

Mengenai dampak lalu lintas, pihak kepolisian menyebut bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional. Kebijakan ini akan mengikuti perkembangan jumlah massa di lapangan. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kemacetan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News