Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

adminbadge-check


					Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban Perbesar

Jakarta – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) bersama sejumlah elemen massa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari Senin (8/12). Aksi ini menarik perhatian kepolisian yang telah menyiapkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi pengerahan personel. “Sebanyak 2.155 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat hari ini,” ujar Kombes Susatyo kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Pengamanan Humanis dan Profesional

Dalam apel siaga yang dilakukan, Kombes Susatyo menekankan bahwa seluruh personel diinstruksikan untuk bekerja secara humanis dan profesional.

“Semua personel saya perintahkan bekerja secara humanis dan profesional, tidak membawa senjata api, serta mengedepankan pendekatan dialogis,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan Tactical Wall Game (TWG) untuk memetakan titik-titik pengamanan dan memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan di sekitar kawasan Monas.

Imbauan Tertib dan Rekayasa Lalu Lintas

Kombes Susatyo turut mengimbau seluruh massa APDESI dan elemen lain yang terlibat agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

“Tidak boleh membakar ban, tidak merusak fasilitas umum, tidak melawan petugas, dan tidak melakukan aksi anarkis. Aspirasi bisa disampaikan dengan tertib dan beretika,” pesannya.

Mengenai dampak lalu lintas, pihak kepolisian menyebut bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional. Kebijakan ini akan mengikuti perkembangan jumlah massa di lapangan. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kemacetan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Apresiasi Penindakan Miras dan Narkoba, Ketua Fraksi Golkar Mimika Minta Perketat Pengawasan di Pelabuhan dan Perda Ditegakkan Tegas

16 Juni 2026 - 13:06 WIB

20260615

Ribuan Warga Mimika Ramaikan Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026 - 06:26 WIB

IMG 20260616 WA0021

DAPUR ADALAH KUNCI: Moderasi Beragama Harus Berujung di Meja Makan 

16 Juni 2026 - 03:52 WIB

IMG 20260616 WA0133

BPPKAD Papua Tengah: Dana Otsus Sudah Dialokasikan dan Ditransfer ke Pemerintah Daerah

16 Juni 2026 - 02:56 WIB

IMG 20260616 WA0121

Lepas Jalan Santai 1 Muharram 1448 H, Simon Mote Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kebersamaan

16 Juni 2026 - 02:52 WIB

IMG 20260616 WA0109
Trending di Headline