Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Hukrim

Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak

adminbadge-check


					Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Perbesar

MANOKWARI, – Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) untuk segera melakukan investigasi kemanusiaan menyusul dugaan keras terjadinya pengeboman oleh aparat keamanan negara (TNI) di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.

​Informasi ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, S.H., berdasarkan keterangan yang diterima dari kontak person di Bintuni pada Senin (2/12) pukul 16:50 WIT. Informasi tersebut menyebutkan bahwa pada Sabtu (29/11) dan Minggu (30/11), diduga telah terjadi tindakan pengeboman di sekitar wilayah Kampung Aimau dan Kampung Teyef, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat.

Warinussy menjelaskan, akibat insiden tersebut, sejumlah rumah dan bival masyarakat sipil di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah/berat. Meskipun demikian, hingga laporan ini dirilis, belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.Img 20251202 wa0004

​Sebagai Lembaga Advokasi Hak Asasi Manusia (HAM), LP3BH Manokwari yang dipimpin oleh Yan Christian Warinussy menyatakan kekhawatiran yang sangat mendalam terhadap keselamatan masyarakat sipil di Distrik Aifat Timur, Maybrat, bahkan juga masyarakat sipil di wilayah Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Yan Christian Warinussy menyerukan agar situasi yang sangat mengkhawatirkan ini segera menjadi perhatian dunia.

  1. ​Desakan kepada Komnas HAM RI: Segera melakukan investigasi kemanusiaan atas dugaan tindakan aparat keamanan ini.
  2. ​Desakan kepada Dewan Hak Asasi Manusia Internasional di Geneva, Switzerland: Segera memantau situasi yang berkembang di wilayah tersebut.
  3. ​Seruan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto: Sebagai Panglima TNI dan Kepala Negara, Presiden didesak untuk dapat memerintahkan dihentikannya operasi keamanan oleh TNI dan Polri yang dikhawatirkan dapat membawa dampak buruk bagi situasi keamanan warga masyarakat sipil di wilayah-wilayah tersebut.

​Warinussy menambahkan, laporan yang diterima LP3BH juga mencatat adanya indikasi penggunaan bom roket dengan alat pelontar seperti terekam dalam beberapa data pendukung.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Apresiasi Penindakan Miras dan Narkoba, Ketua Fraksi Golkar Mimika Minta Perketat Pengawasan di Pelabuhan dan Perda Ditegakkan Tegas

16 Juni 2026 - 13:06 WIB

20260615

Ribuan Warga Mimika Ramaikan Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026 - 06:26 WIB

IMG 20260616 WA0021

DAPUR ADALAH KUNCI: Moderasi Beragama Harus Berujung di Meja Makan 

16 Juni 2026 - 03:52 WIB

IMG 20260616 WA0133

BPPKAD Papua Tengah: Dana Otsus Sudah Dialokasikan dan Ditransfer ke Pemerintah Daerah

16 Juni 2026 - 02:56 WIB

IMG 20260616 WA0121

Lepas Jalan Santai 1 Muharram 1448 H, Simon Mote Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kebersamaan

16 Juni 2026 - 02:52 WIB

IMG 20260616 WA0109
Trending di Headline