Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Angkat IPM, Pemprov Papua Tengah Gratiskan Sekolah untuk 24 Ribu Siswa

adminbadge-check


					Angkat IPM, Pemprov Papua Tengah Gratiskan Sekolah untuk 24 Ribu Siswa Perbesar

Timika, Papua Tengah – Harapan ribuan siswa di pelosok Papua Tengah untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik akhirnya terwujud. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah secara resmi meluncurkan program sekolah gratis yang langsung dinikmati oleh 24.481 siswa SMA/SMK mulai tahun 2025 ini.

Kebijakan ini menjadi napas baru bagi banyak keluarga, sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan akses pendidikan.

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyatakan program ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua Tengah.

“Program sekolah gratis ini merupakan langkah pemerintah daerah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Tengah,” kata Gubernur Meki Fritz Nawipa, melansir Antara, Rabu 17 September 2025.

Rincian Penerima Program:

  • Total Sekolah: 124 sekolah
  • Jumlah Siswa: 24.481 siswa
  • Jenis Sekolah:
    • 31 SMA Negeri
    • 40 SMA Swasta
    • 17 SMK Negeri
    • 36 SMK Swasta
  • Cakupan Wilayah: Program ini tersebar di delapan kabupaten: Mimika, Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, Deiyai, dan Dogiyai.

Pemprov Papua Tengah tidak berhenti di jenjang SMA/SMK. Gubernur Meki Nawipa menargetkan perluasan program sekolah gratis ke jenjang SD dan SMP pada tahun 2026.

“Kami investasi besar di sektor pendidikan. Targetnya dalam tiga tahun, semua jenjang pendidikan sudah berjalan gratis,” ujarnya.

Selain sekolah gratis, Pemprov juga menyiapkan dua program pendukung lainnya:

  1. Sekolah Sepanjang Hari (SSH) Gratis: Program ini bertujuan mengatasi angka putus sekolah. Sekolah akan beroperasi hingga pukul 15.00 WIT, di mana seluruh kebutuhan makan siswa ditanggung oleh Pemprov. SSH akan dibangun di 10 lokasi, dengan masing-masing dua sekolah di Kabupaten Mimika, Paniai, dan Nabire, serta satu sekolah di lima kabupaten lainnya.
  2. Beasiswa Pendidikan Tinggi: Pemprov mengalokasikan anggaran beasiswa penuh bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di Timika dan Nabire. Program ini juga mencakup pembangunan asrama sekolah, khususnya bagi anak-anak dari daerah konflik.

“Untuk yang kuliah di Timika dan Nabire semua anak kita biayai baik Papua maupun non Papua. Kami juga lagi bangun asrama sekolah bagi anak-anak di daerah konflik,” tutup Meki.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248

Bupati Lantik 18 Kordinator KONI Distrik Kabupaten Mimika Masa Bakti 2026 – 2030, Olahraga Dimulai dari Kampung ke Kota 

5 September 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260905 220842

Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Bagikan Semangat Senyum Pelanggan, Senyumku Juga di Timur Indonesia

4 September 2026 - 21:47 WIB

IMG 20260904 WA0146

Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031

4 September 2026 - 21:05 WIB

WhatsApp Image 2026 09 03 at 4.04.06 PM 1536x1023
Trending di Headline