Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Ditpolairud Polda Papua Tengah Perluas Pencarian Perahu Hilang, Lima Orang Belum Ditemukan

Etty Welerbadge-check


					Ditpolairud Polda Papua Tengah Perluas Pencarian Perahu Hilang, Lima Orang Belum Ditemukan Perbesar

NABIRE – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua Tengah terus melakukan pencarian terhadap sebuah perahu motor yang dilaporkan hilang saat dalam perjalanan dari Kabupaten Kepulauan Yapen (Serui) menuju Kabupaten Waropen, Papua.

Perahu motor berwarna putih yang menggunakan dua mesin tempel masing-masing berkekuatan 15 PK itu bertolak dari Serui pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIT. Perahu tersebut membawa lima orang, terdiri dari satu motoris dan empat penumpang.

IMG 20260826 WA0040

Kelima orang yang berada di dalam perahu yakni Amsal Yowei selaku motoris, Malfin Yowei sebagai masyarakat, serta tiga anggota Polres Waropen, masing-masing Bripda Lamek Abon, Bripda Farel Raunsai dan Bripda Melfin Maniani.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Mas Anton Widyodigdo, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk membantu pencarian.

“Ini hari ketiga kita ikut melakukan pencarian. Personel terus bergerak menyisir sejumlah wilayah perairan yang diduga menjadi jalur hanyutnya perahu,” kata Mas Anton, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, tim juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dan masyarakat pesisir untuk memperoleh informasi yang dapat membantu menemukan kelima orang tersebut.

Informasi mengenai kondisi perahu pertama kali diketahui setelah salah satu penumpang, Bripda Lamek Abon, menyampaikan informasi melalui grup komunikasi bahwa rombongan mengalami kondisi hanyut di tengah laut.

“Berdasarkan informasi terakhir yang diterima tim, perahu tersebut diduga hanyut ke arah barat menuju perairan wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah,” jelasnya.

Pencarian Diperluas ke Perairan Nabire

Pada hari pertama pencarian, tim menyisir sejumlah wilayah perairan, di antaranya Mor, Mambor dan Wapoga. Namun, pencarian tersebut belum membuahkan hasil.

Pada pencarian berikutnya, wilayah penyisiran diperluas dengan melibatkan unsur SAR menuju perairan Nabire Timur. Tim melakukan penyisiran permukaan laut sekaligus menyusuri sejumlah pesisir yang diperkirakan menjadi lokasi perahu terbawa arus.

Sejumlah sektor menjadi sasaran pencarian, yakni Sektor A di sekitar perairan Kampung Napan, Distrik Napan; Sektor B di sekitar perairan Pulau Moor, Distrik Kepulauan Mora; serta Sektor C di sekitar Pulau Babi, Distrik Kepulauan Mora.

Penyisiran kemudian dilanjutkan menuju wilayah Wapoga. Dari wilayah tersebut, personel bergerak menuju Kampung Hariti, Mambor dan sejumlah pulau di sekitarnya untuk memperluas sektor pencarian.

Mas Anton mengatakan, personel Ditpolairud juga terus berkoordinasi dengan masyarakat pesisir.

“Informasi dari masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menentukan arah pencarian, terutama dengan mempertimbangkan kondisi arus, angin dan karakteristik perairan,” ujarnya.

Kabut Asap Hambat Pencarian

Upaya pencarian menghadapi kendala akibat kabut asap dan kondisi udara yang kabur sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Nabire.

Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang di laut sangat terbatas, sekitar 300 meter. Situasi ini menyulitkan personel melakukan penyisiran secara visual sekaligus meningkatkan risiko keselamatan dalam pelayaran.

“Dengan kondisi jarak pandang yang sangat terbatas, pencarian pada hari kedua akhirnya dihentikan sementara sekitar pukul 17.45 WIT dengan tetap mempertimbangkan keselamatan personel,” tuturnya.

Meski menghadapi kendala cuaca dan jarak pandang, Mas Anton menegaskan pencarian terhadap perahu beserta lima orang di dalamnya akan terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama seluruh unsur terkait.

“Kami berharap ada informasi dari masyarakat maupun pihak lain yang melihat keberadaan perahu tersebut. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Ia menambahkan, keselamatan lima orang yang berada di dalam perahu menjadi prioritas utama dan seluruh upaya akan dilakukan untuk menemukan mereka secepat mungkin. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Talenta PFA Kembali Dipanggil TC Timnas U-16, Bawa Harapan Papua ke Level Nasional

10 September 2026 - 08:08 WIB

IMG 20260909 WA0024

Tangis Keluarga Iringi Pemakaman 11 Korban Kebakaran Paniai di Nabire

9 September 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260909 WA0013

BRIDA Mimika Dorong Hasil Riset Perguruan Tinggi Jadi Dasar Program OPD

9 September 2026 - 11:10 WIB

IMG 20260909 WA0030

Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Pengawasan Penyaluran Subsidi, 19 SPBU di Papua Maluku Diberikan Sanksi

9 September 2026 - 06:35 WIB

IMG 20260909 WA0032

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Bapouda, 11 Orang Meninggal Dunia

9 September 2026 - 01:34 WIB

IMG 20260909 WA0002
Trending di Headline