Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

DPRK Mimika Harap Nakes Pesisir yang Sedang di Kota Perkuat Pelayanan di Puskesmas

Etty Welerbadge-check


					DPRK Mimika Harap Nakes Pesisir yang Sedang di Kota Perkuat Pelayanan di Puskesmas Perbesar

TIMIKA – Komisi III DPRK Mimika mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menempatkan tenaga kesehatan dari wilayah pesisir dan pedalaman yang sedang menjalani masa rotasi di Kota Timika untuk memperkuat puskesmas agar pelayanan bisa berjalan selama 24 jam.

Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur mengatakan kebijakan tersebut diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan tenaga kesehatan sekaligus mengurangi penumpukan pasien di RSUD Mimika.

“Selama ini, tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah pesisir menerapkan sistem kerja bergilir sehingga dalam periode tertentu mereka berada di Timika selama satu hingga dua bulan,” kata Herman usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan para kepala puskesmas, RSUD dan Dinkes Mimika, Kamis (9/7/2026).

Namun dalam masa ketika tenaga kesehatan berada di Timika tersebut, sebagian nakes hanya diwajibkan mengikuti apel tanpa penugasan pelayanan kesehatan yang jelas.

“Ketika mereka berada di kota, secara teknis harus diatur untuk ditempatkan di puskesmas-puskesmas dalam kota agar pelayanan bisa berjalan selama 24 jam,” usulnya.

Ia menilai keberadaan tenaga kesehatan di kota seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, terutama pada malam hari ketika sebagian besar puskesmas tidak beroperasi.

IMG 20260709 WA0116

Menurut Herman, penguatan pelayanan tingkat pertama menjadi langkah penting untuk mengurangi beban RSUD Mimika yang kini berstatus sebagai rumah sakit rujukan.

“Kalau pelayanan dasar di puskesmas berjalan maksimal, maka kasus-kasus ringan tidak semuanya akan menumpuk di rumah sakit,” ujarnya.

Komisi III disisi lain juga menyoroti masih adanya kepala puskesmas di wilayah pesisir yang tidak berada di tempat atau belum menjalankan tugas secara optimal.

Karena itu, DPRK Mimika meminta Dinas Kesehatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penempatan tenaga kesehatan dan pejabat struktural di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kami ingin penempatan tenaga kesehatan disesuaikan dengan kompetensi dan tugas pokok masing-masing sehingga tidak ada lagi kekosongan pelayanan, terutama pada posisi pengambil keputusan di puskesmas,” katanya.

Komisi III DPRK Mimika juga meminta pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah pesisir maupun perkotaan dimasukkan sebagai prioritas dalam rencana strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

“Kita harap nantinya langkah-langkah itu dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata dan kualitas layanan kesehatan meningkat bagi masyarakat di seluruh wilayah Mimika,” tandas Herman. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda ke-98 di Mimika Barat Jauh, Rettob Tegaskan Pembangunan Harus Menjangkau Kampung

28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IMG 20261028 203824

Semarak Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri Uta Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Voli

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IMG 20261028 194842

Pertamina dan Disperindag Sidak SPBU SP 2, Temukan Indikasi Pengisian BBM Tak Wajar

28 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IMG 20261028 194111

Serukan Kebenaran dan Keadilan, Aspirasi KNPB Diterima DPRK Mimika 

28 Oktober 2026 - 10:25 WIB

IMG 20261028 192133

Massa Datang dari Sejumlah Wilayah, 150 Personel Gabungan Disiagakan

28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

IMG 20261028 191714
Trending di Headline