Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Kadisddukcapil Papua Tengah: Pendataan OAP Amanat Otsus yang Harus Segera Dijalankan

Etty Welerbadge-check


					Kadisddukcapil Papua Tengah: Pendataan OAP Amanat Otsus yang Harus Segera Dijalankan Perbesar

NABIRE – Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Papua Tengah, Albert Iyai, menegaskan bahwa pendataan Orang Asli Papua (OAP) merupakan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) yang seharusnya telah berjalan sejak tahun 2021.

Hal itu Albert Iyai menyampaikan kepada awak media usai kegiatan pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Penyediaan Data Kependudukan Provinsi dengan tema “Percepatan Pendataan dan Penginputan Database Orang Asli Papua (OAP) se-Provinsi Papua Tengah Tahun 2025”, pada Senin (2025) bertempat Salah satu hotel di Oyehe Nabire.

Menurut Albert Iyai, meskipun regulasi terkait pendataan OAP sudah tersedia, namun implementasinya selama ini belum berjalan maksimal. Oleh karena itu, Disdukcapil Papua Tengah mulai mengambil langkah konkret untuk menggerakkan proses pendataan tersebut.

“Kegiatan hari ini penting untuk menata pendataan OAP. Aturan dan undang-undangnya sudah ada, tetapi pelaksanaannya belum berjalan sejak Otsus diberlakukan pada 2021,” ujar Albert Iyai

Ia menjelaskan, pendataan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas dan valid mengenai jumlah OAP dan non-OAP di Provinsi Papua Tengah. Data tersebut sangat penting untuk menentukan kebijakan afirmatif yang berpihak kepada Orang Asli Papua.

“Dari pendataan ini kita ingin mengetahui secara pasti berapa jumlah OAP di Papua Tengah dan berapa non-OAP. Ini menjadi dasar kebijakan ke depan,” jelasnya.

Albert Iyai menyebutkan, proses pendataan akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal dimulai melalui kegiatan forum dan koordinasi, kemudian dilanjutkan dengan metode jemput bola bekerja sama dengan Disdukcapil kabupaten di seluruh Papua Tengah.

“Pada tahun 2026 kami akan turun langsung ke kabupaten-kabupaten untuk pendataan lapangan, bekerja sama dengan Capil di tiap daerah,” katanya.

Selain melalui data kependudukan, Disdukcapil Papua Tengah juga akan melakukan pendataan berbasis agama dengan melibatkan gereja dan masjid. Pendataan ini dilakukan oleh tim khusus di luar struktur rumah ibadah guna mempercepat proses dan menjaga objektivitas.

“Pendataan lewat agama ini untuk membantu percepatan, baik melalui gereja maupun masjid, dengan tim yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Melalui pendataan tersebut, pihaknya juga akan memetakan jumlah penduduk yang sudah memiliki KTP, belum memiliki KTP, serta yang sudah memenuhi syarat usia wajib KTP. Targetnya, hasil pendataan komprehensif dapat dicapai pada tahun 2026 hingga 2027.

“Selama ini data sebenarnya sudah ada, tetapi belum bisa kami publikasikan karena masih dalam tahap penampungan dan pemaksimalan,” jelas Albert Iyai.

Lebih lanjut ia menegaskan, data OAP dan non-OAP ini memiliki nilai strategis karena akan menjadi dasar penyaluran berbagai bentuk bantuan, baik dari pemerintah pusat, dana Otsus, maupun bantuan afirmatif lainnya.

“Kalau datanya sudah jelas dan valid, maka bantuan dari pemerintah harus difokuskan dan dikhususkan untuk orang Papua,” tegasnya.

Disdukcapil Papua Tengah berharap, dengan dukungan pemerintah daerah, kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan, pendataan OAP dapat berjalan lancar dan menjadi landasan kuat bagi pembangunan dan kesejahteraan Orang Asli Papua di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah

18 Juni 2026 - 10:00 WIB

IMG 20260618 WA0017

Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis

18 Juni 2026 - 07:37 WIB

PT BCA Boosts Student Motivation with Religious Themed Event 2 (1)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021
Trending di Headline