Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Pastikan Sarfas dan Layanan Aman Pasca Gempa Magnitudo 6.6

Etty Welerbadge-check


					Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Pastikan Sarfas dan Layanan Aman Pasca Gempa Magnitudo 6.6 Perbesar

NABIRE – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali lakukan pelayanan kepada masyarakat setelah melakukan pengecekan seluruh sarfas di Nabire pasca gempa magnitudo 6.6 pada pukul 03.19 WIT dan gempa susulan pada pagi harinya pukul 7.53 WIT.

Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan, setelah gempa tim di lapangan langsung melakukan pengecekan sarana dan fasilitas penyaluran energi utama di Nabire untuk memastikan semuanya dalam kondisi aman.

“Sekitar pukul 4 WIT, kondisi Fuel Terminal Nabire dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan, begitu juga dengan Aviation Fuel Terminal (AFT) Mozes Kilangin dan AFT Douw Aturure, saat ini sarfas sudah dicek dan semua dalam kondisi baik siap menyalurkan BBM dan Avtur. Sebagai antisipasi, hari ini kami akan cek berulang untuk memastikan kembali kondisi seluruh sarfas,” jelas Bramantyo.

Stok di FT Nabire per tanggal 19 September untuk seluruh produk juga dalam kondisi baik. Tercatat stok Avtur diatas 12 hari, Solar 21 hari, Pertalite diatas 8 hari, dan Pertamax 13 hari.

Untuk penyaluran di lembaga penyalur, Pertamina Patra Niaga saat ini juga tetap mengoperasikan 5 SPBU reguler, 20 SPBU non reguler, 21 Pertashop, dan 4 Agen Minyak Tanah (AMT) dengan normal. Untuk memastikan keamanan layanan kepada masyarakat, saat ini tim Sales Area Manager Papua Tengah sudah berkeliling memeriksa seluruh kondisi sarfas lembaga penyalur yang terdampak gempa dinihari dan pagi ini.

“Dari laporan awal, sarfas SPBU juga dalam kondisi aman sehingga layanan kepada masyarakat tetap dilanjutkan. Meski demikian, kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan jika memang dari hasil pemeriksaan terdapat kondisi tidak aman, operasi SPBU akan dihentikan sementara sampai kondisi aman untuk melayani masyarakat. Masyarakat tidak perlu khawatir, stok dalam kondisi aman, dan seluruh SPBU masih beroperasi seperti biasanya melayani kebutuhan BBM sehari-hari,” tutup Bramantyo.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku saat ini terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait mengenai kondisi penyaluran energi di Nabire. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyaluran di Nabire, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135. (ET)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum PGGPT Dorong Rekonsiliasi Konflik Dua Kelompok Warga di Kapiraya, Soroti Dampak Pendulangan Emas

17 Februari 2026 - 14:52 WIB

Img 20260217 wa0033

Miras Lokal Masih Saja Ditemukan di Pelabuhan, Puluhan Liter Disita Polisi

17 Februari 2026 - 14:46 WIB

Img 20260217 wa0003

Pascapenyerangan di Mile Point 50, Polisi Lakukan Olah TKP

17 Februari 2026 - 14:42 WIB

Img 20260217 wa0001

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 

17 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260217 wa0026

HUT ke-3 PGGPT, Gereja Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Papua Tengah

17 Februari 2026 - 13:29 WIB

Img 20260217 wa0024
Trending di Headline