Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Universitas Terbuka Resmikan SALUT Nabire, Hadirkan Akses Pendidikan Tinggi Fleksibel di Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Universitas Terbuka Resmikan SALUT Nabire, Hadirkan Akses Pendidikan Tinggi Fleksibel di Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Universitas Terbuka (UT) Jayapura meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Nabire yang berlokasi di Jalan Ampera/AURI, Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (18/9/2025).

Peresmian ini ditandai dengan seremoni yang dihadiri pimpinan UT, jajaran Pemerintah Kabupaten Nabire, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta mahasiswa baru UT.

Direktur SALUT UT Jayapura, Fajar Rahmadhani, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa Universitas Terbuka adalah perguruan tinggi negeri (PTN), bukan swasta.

“UT adalah kampus negeri resmi di Indonesia. Di Papua Tengah, Nabire kini sudah terwakili dengan adanya SALUT, selain yang ada di Mimika. Jumlah mahasiswa UT dari Papua Tengah mencapai hampir 9.900 orang, dan sekitar 970 di antaranya berasal dari Mimika. Ini menunjukkan minat besar masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi melalui UT,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UT Nabire, Ishak Dharmawan, menyampaikan bahwa keberadaan SALUT Nabire menjadi momentum penting untuk memperluas layanan pendidikan tinggi di wilayah Papua Tengah.

“Saat ini mahasiswa aktif UT Nabire berjumlah kurang lebih 900 orang. Sistem UT memungkinkan mahasiswa yang lama tidak aktif untuk kembali melanjutkan studi, tanpa sistem DO (drop out). Bahkan, ada lulusan tertua dari Nabire yang berhasil menyelesaikan studi di usia 74 tahun, dan kuliah bersama istri serta anaknya. Inilah bukti bahwa UT memfasilitasi pendidikan sepanjang hayat,” ujarnya.

Untuk semester ini, UT Nabire menerima 230 mahasiswa baru dari berbagai program studi. “Penerimaan mahasiswa dilakukan dua kali setahun. Dan khusus kali ini, mahasiswa baru program PGSD kami hadirkan langsung dalam acara peresmian,” tambah Ishak.

Sambutan Bupati Nabire, Mesak Magai, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, menekankan pentingnya keberadaan SALUT dalam mendukung visi pembangunan daerah.

“Kehadiran SALUT Nabire adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi yang mudah dijangkau dan fleksibel. Pemerintah Kabupaten Nabire memberikan apresiasi yang tinggi, karena pendidikan adalah kunci untuk membangun sumber daya manusia yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Menurut Bupati, dengan adanya SALUT Nabire, generasi muda, pelaku usaha, hingga masyarakat umum dapat lebih mudah mengakses pendidikan tinggi. “Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah di bidang pendidikan, sekaligus mendukung cita-cita kita untuk mencetak generasi emas Papua Tengah,” tambahnya.

Acara peresmian ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan para mahasiswa baru.

Pemerintah daerah berharap kehadiran SALUT Nabire dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, serta menjadi pusat layanan pendidikan tinggi yang unggul, terpercaya, dan berkelanjutan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum PGGPT Dorong Rekonsiliasi Konflik Dua Kelompok Warga di Kapiraya, Soroti Dampak Pendulangan Emas

17 Februari 2026 - 14:52 WIB

Img 20260217 wa0033

Miras Lokal Masih Saja Ditemukan di Pelabuhan, Puluhan Liter Disita Polisi

17 Februari 2026 - 14:46 WIB

Img 20260217 wa0003

Pascapenyerangan di Mile Point 50, Polisi Lakukan Olah TKP

17 Februari 2026 - 14:42 WIB

Img 20260217 wa0001

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 

17 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260217 wa0026

HUT ke-3 PGGPT, Gereja Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Papua Tengah

17 Februari 2026 - 13:29 WIB

Img 20260217 wa0024
Trending di Headline