TIMIKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta program beasiswa Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Dua penerima beasiswa berhasil lolos seleksi masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2025.
Kedua peserta tersebut adalah Yehezkiel Kelanangame yang lulus seleksi calon praja IPDN mewakili Kabupaten Mimika, Papua Tengah dan Haruna Suweca Imanuela Wenda mewakili Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Mereka berhasil melewati serangkaian tahapan seleksi ketat yang melibatkan tes akademik, psikologi, kesehatan, serta wawancara kebangsaan.
Ketua YPMAK, Dr. Leonardus menjelaskan, setelah proses yang cukup panjang yaitu seleksi penerimaan siswa IPDN, ada dua orang peserta beasiswa dari YPMAK yang sudah disiapkan secara resmi lolos diterima di IPDN.
“Ini satu terobosan yang baik dan tidak muncul dengan mudah, karena kita sudah saling koordinasi untuk menyiapkan proses dan tahapan mulai dari perekrutan dari mitra-mitra kerja kita, kemudian dipersiapkan selama tiga bulan lebih intensif di beberapa kota, salah satunya di Bandung dan Semarang. Hasilnya dua orang dinyatakan lolos dan diterima di IPDN,” kata Leo biasa disapa.
Lanjut Leo, Yehezkiel Kalanangame dan Haruna Suweca Imanuela Wenda berhasil mengikuti sekolah Pemerintahan. Intinya punya tekat dan usaha untuk benar-benar menyiapkan dan menghasilkan SDM yang kuat, maka akan ada hasil yang baik.
“Untuk hal itu kami juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik, sehingga peserta kita yang sudah disiapkan bisa diterima para mitra kita termasuk Binterbushi dan IPDN. Mudah-mudahan ini juga bisa dijadikan pedoman dan inspirasi bagi adik kita yang saat ini sedang studi di bangku SD, SMP, SMA untuk bisa menyiapkan diri dan menyongsong peluang-peluang yang lain yang mungkin akan terbuka di tahun yang akan datang,” tambah Leo.
Leo berpesan kepada anak-anak peserta beasiswa YPMAK maupun diluar agar siapkan diri dengan baik dari sisi pengetahuan dengan belajar yang rajin, tinggalkan hal-hal yang tidak penting bagi kesehatan dan hidupmu, karena masih muda. Jangan ikut-ikut hal yang negatif, tidak boleh terlibat di dalam kegiatan-kegiatan yang bisa merugikan masa depan, baik diri sendiri dan keluarga juga masyarakat.
“Peluang ada tapi kemudian kita harus menyiapkan diri dengan baik terutama adik-adik, masa depan masih panjang. Semoga nanti kemudian adik-adik masih bisa terpilih kelak untuk membanggakan orang tua, dirimu sendiri, bangsa dan tanah air. Tuhan membekati semua upaya, semoga masa depan generasi muda jauh lebih baik,” pesan Leo dalam Jumpa Pers di Ruang Kerjanya, Rabu (17/9/2025).
YPMAK menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian ini. Ini merupakan bukti bahwa putra-putri asli Papua mampu bersaing di tingkat nasional dan siap menjadi bagian dari sistem pemerintahan Indonesia di masa depan.
YPMAK selama ini berkomitmen mendukung pendidikan generasi muda Papua pada umumnya dan pada khususnya anak-anak generasi muda suku Amungme dan Kamoro, melalui berbagai program beasiswa mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Dengan diterimanya dua peserta ini di IPDN, YPMAK berharap mereka dapat menjadi teladan dan motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita. (Etty Welerubun)






