Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Polda Papua Tengah Gelar Operasi Jaran Noken 2025 untuk Tekan Kriminalitas di Nabire

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Gelar Operasi Jaran Noken 2025 untuk Tekan Kriminalitas di Nabire Perbesar

NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Jaran Noken 2025 di halaman Mapolres Nabire, Rabu (17/9/2025). Apel ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Tengah, Bupati Nabire, Kapolres Nabire, para undangan, serta jajaran personel kepolisian yang terlibat dalam operasi.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, dalam amanatnya menegaskan bahwa operasi ini digelar untuk menanggulangi berbagai tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Kota Nabire sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian membutuhkan kepastian hukum dan keamanan agar pembangunan dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, Polri harus hadir dengan penegakan hukum yang tegas dan profesional, sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Dalam paparannya, Brigjen Papare mengungkapkan sejumlah kasus kriminal yang masih marak di Nabire sepanjang tahun 2025, antara lain 144 kasus curanmor, 36 kasus pencurian dengan kekerasan, 5 kasus pencurian dengan pemberatan, 5 kasus penganiayaan berat, 5 kasus pemerkosaan, 2 kasus pembunuhan, serta 1 kasus penculikan.

Operasi Jaran Noken 2025 akan berlangsung selama 30 hari, mulai 17 September hingga 16 Oktober 2025, dengan mengedepankan langkah penegakan hukum, tindakan preemtif, dan preventif. Kapolda menegaskan, tujuan operasi ini adalah memberikan efek jera kepada pelaku kriminal sekaligus menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan tentram bagi masyarakat Nabire.

“Saya perintahkan seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, menjaga sinergitas dengan instansi dan masyarakat, menghindari penyalahgunaan wewenang, serta mengutamakan keselamatan dalam bertugas, ” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Kapolda Papua Tengah mengajak seluruh personel melaksanakan operasi ini dengan disiplin, dedikasi, dan semangat pengabdian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Nabire dan sekitarnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum PGGPT Dorong Rekonsiliasi Konflik Dua Kelompok Warga di Kapiraya, Soroti Dampak Pendulangan Emas

17 Februari 2026 - 14:52 WIB

Img 20260217 wa0033

Miras Lokal Masih Saja Ditemukan di Pelabuhan, Puluhan Liter Disita Polisi

17 Februari 2026 - 14:46 WIB

Img 20260217 wa0003

Pascapenyerangan di Mile Point 50, Polisi Lakukan Olah TKP

17 Februari 2026 - 14:42 WIB

Img 20260217 wa0001

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 

17 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260217 wa0026

HUT ke-3 PGGPT, Gereja Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Papua Tengah

17 Februari 2026 - 13:29 WIB

Img 20260217 wa0024
Trending di Headline