Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Headline

Aksi Damai Kode R di Nabire, Desak Kebijakan Khusus Rekrutmen OAP

Etty Welerbadge-check


					Aksi Damai Kode R di Nabire, Desak Kebijakan Khusus Rekrutmen OAP Perbesar

NABIRE – Ratusan massa yang tergabung dalam Aksi Damai Kode R kembali menggelar aksi di depan Kantor BKD-SDM Provinsi Papua Tengah yang berlokasi di Bandara Lama Nabire, Senin (15/9/2025). Aksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Umum, Yusak Nawipa, S.IP.

Dalam keterangan yang diterima awak media, Yusak menyampaikan tiga poin utama yang menjadi tuntutan mereka. Pertama, pihaknya mendesak adanya regulasi dan kebijakan jelas terkait Kode R, yang menurut mereka dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP).

“Kami berharap pemerintah, khususnya Gubernur Papua Tengah dan BKD-SDM, segera menetapkan kebijakan khusus untuk mengakomodir Kode R,” tegas Yusak.

Kedua, mereka meminta agar jika ada penerimaan CPNS tahun 2025, maka Kode R diprioritaskan tanpa melalui proses seleksi ketat, melainkan hanya melalui tes formalitas. Ketiga, massa mendesak agar Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, segera melakukan pertemuan kembali dengan perwakilan Kode R sesuai surat permohonan yang telah mereka ajukan.

Yusak juga mengungkapkan bahwa persoalan Kode R sebelumnya telah dibicarakan hingga ke Kemenpan-RB dengan difasilitasi DPR dan DPD RI. Namun, hasil pertemuan menyatakan bahwa kewenangan pengaturan Kode R dikembalikan ke pemerintah daerah.

Sementara itu, dari pantauan media, massa aksi masih memblokade akses masuk Kantor BKD-SDM Papua Tengah hingga berita ini diturunkan, menunggu tanggapan resmi pemerintah daerah. Bahkan, salah seorang pendemo menyampaikan ancaman bahwa apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka aksi dapat berujung pada pembakaran fasilitas kantor. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266

Perkuat Layanan Masyarakat, Kadis Kominfo Deiyai Salurkan Tiga Unit Starlink Kepada Warga Wagomani 

14 Februari 2026 - 15:13 WIB

Img 20260214 wa0282

Bupati dan Pemilik Tanah Buka Kembali Akses Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin, Pastor Ibrani Gwijangge Memberkati Jalan 

14 Februari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260214 222928 gallery

DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat

14 Februari 2026 - 03:57 WIB

Img 20260213 wa0045 3361434797
Trending di News