Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Aksi Damai Kode R di Nabire, Desak Kebijakan Khusus Rekrutmen OAP

Etty Welerbadge-check


					Aksi Damai Kode R di Nabire, Desak Kebijakan Khusus Rekrutmen OAP Perbesar

NABIRE – Ratusan massa yang tergabung dalam Aksi Damai Kode R kembali menggelar aksi di depan Kantor BKD-SDM Provinsi Papua Tengah yang berlokasi di Bandara Lama Nabire, Senin (15/9/2025). Aksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Umum, Yusak Nawipa, S.IP.

Dalam keterangan yang diterima awak media, Yusak menyampaikan tiga poin utama yang menjadi tuntutan mereka. Pertama, pihaknya mendesak adanya regulasi dan kebijakan jelas terkait Kode R, yang menurut mereka dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP).

“Kami berharap pemerintah, khususnya Gubernur Papua Tengah dan BKD-SDM, segera menetapkan kebijakan khusus untuk mengakomodir Kode R,” tegas Yusak.

Kedua, mereka meminta agar jika ada penerimaan CPNS tahun 2025, maka Kode R diprioritaskan tanpa melalui proses seleksi ketat, melainkan hanya melalui tes formalitas. Ketiga, massa mendesak agar Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, segera melakukan pertemuan kembali dengan perwakilan Kode R sesuai surat permohonan yang telah mereka ajukan.

Yusak juga mengungkapkan bahwa persoalan Kode R sebelumnya telah dibicarakan hingga ke Kemenpan-RB dengan difasilitasi DPR dan DPD RI. Namun, hasil pertemuan menyatakan bahwa kewenangan pengaturan Kode R dikembalikan ke pemerintah daerah.

Sementara itu, dari pantauan media, massa aksi masih memblokade akses masuk Kantor BKD-SDM Papua Tengah hingga berita ini diturunkan, menunggu tanggapan resmi pemerintah daerah. Bahkan, salah seorang pendemo menyampaikan ancaman bahwa apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka aksi dapat berujung pada pembakaran fasilitas kantor. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Kejar Penyelesaian Pembangunan Jalan Hasanuddin 

6 November 2026 - 13:24 WIB

IMG 20261106 WA0044

Dishub Mimika Evaluasi Traffic Light, Perempatan Pin Seluler Jadi Prioritas

6 November 2026 - 13:15 WIB

IMG 20261106 WA0043

Ratusan Pelajar SMA YPPGI Wissel Meren Enarotali Ikut Edukasi dari KPA Paniai 

6 November 2026 - 13:06 WIB

IMG 20261106 WA0042

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339
Trending di Headline