Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Aksi Damai Kode R di Nabire, Desak Kebijakan Khusus Rekrutmen OAP

Etty Welerbadge-check


					Aksi Damai Kode R di Nabire, Desak Kebijakan Khusus Rekrutmen OAP Perbesar

NABIRE – Ratusan massa yang tergabung dalam Aksi Damai Kode R kembali menggelar aksi di depan Kantor BKD-SDM Provinsi Papua Tengah yang berlokasi di Bandara Lama Nabire, Senin (15/9/2025). Aksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Umum, Yusak Nawipa, S.IP.

Dalam keterangan yang diterima awak media, Yusak menyampaikan tiga poin utama yang menjadi tuntutan mereka. Pertama, pihaknya mendesak adanya regulasi dan kebijakan jelas terkait Kode R, yang menurut mereka dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP).

“Kami berharap pemerintah, khususnya Gubernur Papua Tengah dan BKD-SDM, segera menetapkan kebijakan khusus untuk mengakomodir Kode R,” tegas Yusak.

Kedua, mereka meminta agar jika ada penerimaan CPNS tahun 2025, maka Kode R diprioritaskan tanpa melalui proses seleksi ketat, melainkan hanya melalui tes formalitas. Ketiga, massa mendesak agar Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, segera melakukan pertemuan kembali dengan perwakilan Kode R sesuai surat permohonan yang telah mereka ajukan.

Yusak juga mengungkapkan bahwa persoalan Kode R sebelumnya telah dibicarakan hingga ke Kemenpan-RB dengan difasilitasi DPR dan DPD RI. Namun, hasil pertemuan menyatakan bahwa kewenangan pengaturan Kode R dikembalikan ke pemerintah daerah.

Sementara itu, dari pantauan media, massa aksi masih memblokade akses masuk Kantor BKD-SDM Papua Tengah hingga berita ini diturunkan, menunggu tanggapan resmi pemerintah daerah. Bahkan, salah seorang pendemo menyampaikan ancaman bahwa apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka aksi dapat berujung pada pembakaran fasilitas kantor. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline