Menu ✖

Mode Gelap
Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Siap Dukung Program MBG, Dorong Keterlibatan Petani Lokal Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal

News

Komite III DPD RI Dorong Reformasi Pendidikan: Sejahterakan Guru, Siapkan Generasi Bangsa

adminbadge-check


					Komite III DPD RI Dorong Reformasi Pendidikan: Sejahterakan Guru, Siapkan Generasi Bangsa Perbesar

JAKARTA – Komite III DPD RI menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan reformasi pendidikan nasional, terutama menyangkut rekrutmen, penempatan, peningkatan kapasitas, dan kesejahteraan guru. Hal ini disampaikan Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, usai memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan pemerhati pendidikan Retno Listyarti, di Jakarta. Rabu, (27/08/2025)

Dalam forum tersebut, mengemuka gagasan perlunya lembaga khusus di luar kementerian yang berfokus mengelola guru, mulai dari rekrutmen hingga peningkatan kapasitas. Menurut Filep, selama ini pengelolaan guru masih terbatas pada lingkup Kementerian Pendidikan melalui Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), sehingga kurang maksimal.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Rekrutmen yang tepat, penempatan yang merata, dan peningkatan kapasitas yang konsisten akan melahirkan generasi bangsa yang unggul. Karena itu, sudah saatnya ada lembaga otonom yang lebih fokus mengelola guru,” ujar Filep.

Soal kesejahteraan guru, Filep menyoroti masih banyaknya guru yang harus mencari pekerjaan tambahan karena gaji yang belum memadai, meski Undang-Undang Guru dan Dosen sudah menjamin perlindungan mereka.

“Jika guru bisa mengajar dengan tenang tanpa memikirkan beban ekonomi, kualitas pendidikan pasti meningkat. Komite III mendorong agar kesejahteraan guru benar-benar diwujudkan,” tegasnya.

Selain itu, RDPU juga menyoroti masalah akses pendidikan di tingkat SMA/SMK. Jumlah sekolah menengah yang terbatas membuat banyak lulusan SMP tidak tertampung, meski jalur penerimaan berbasis prestasi sudah diperluas.

Untuk menjawab persoalan itu, Filep menilai revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menjadi kebutuhan mendesak. Revisi ini penting agar tiga undang-undang pendidikan – UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen, serta UU Pendidikan Tinggi – dapat disatukan sehingga tidak lagi terjadi tumpang tindih aturan.

“DPD RI melalui Komite III akan mengawal serius pembahasan RUU Perubahan Sisdiknas. Sesuai amanat konstitusi, kami akan memberi pertimbangan agar arah pendidikan nasional benar-benar sejalan dengan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Filep.

Komite III DPD RI optimis, masukan dari para guru dan pemerhati pendidikan akan menjadi pijakan kuat dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih baik, adil, dan berpihak pada masa depan generasi bangsa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PELNI Cabang Timika Nonaktifkan Akun Media Sosial, Masyarakat Diimbau Akses Informasi Melalui Kanal Resmi

7 November 2026 - 11:41 WIB

IMG 20261106 WA0000

Senator Eka Kristina Yeimo Murib Raih Penghargaan Indonesia Future Figure Awards 2026

7 November 2026 - 11:38 WIB

IMG 20261107 203618

Lapak Pinang Dibongkar Satpol PP, Mama-Mama OAP Kecewa dan Minta Tempat Jualan yang Layak

7 November 2026 - 09:24 WIB

20261107

Semarak HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

7 November 2026 - 09:11 WIB

IMG 20261107 181020

Paniai dalam Bayang-Bayang Militer, SMI-KP Sulut Desak Perlindungan Warga Sipil dan Sampaikan 16 Tuntutan

7 November 2026 - 06:15 WIB

IMG 20261107 WA0010
Trending di News