TIMIKA – Menanggapi berbagai sorotan dari masyarakat yang muncul dimedia sosial terkait kinerja 100 hari Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan Wakil Bupati Emanuel Kemong yang dinilai belum menunjukkan aksi nyata.
Salah satu sorotan utama masyarakat adalah visi dan misi pembangunan dari tingkat kampung ke kota.
Oleh karena itu Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan bahwa pelaksanaan visi misi mereka itu masih terkendala dengan Anggran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang mana sudah ditetapkan sebelum pemerintahan mereka dimulai.
“Sebelum kami masuk, APBD sudah ditetapkan. Visi misi kami tidak bisa dilaksanakan sesuai dengan APBD yang sudah ditetapkan. Secara khusus untuk pekerjaan-pekerjaan fisik,”ungkapnya.
Menurutnya, banyak orang hanya melihat pembangunan dari segi fisik atau apa yang terlihat. Padahal sudah banyak pelayanan-pelayanan yang sudah dibuat guna memudahkan masyarakat.
“Penilaian atas kinerja kami tidak seharusnya hanya melihat segi pembangunan fisik,banyak pelayanan sudah kami terapkan untuk memudahkan masyarakat,”ujar Bupati John.
Kata Bupati John, saat ini fokus pemerintah adalah mereformasi dalam birokrasi.
“Apabila birokrasi sudah baik maka pelayanan ke masyarakat akan berjalan baik dan pekerjaan lainnya bisa dilanjutkan. Saya minta setiap pimpinan OPD kembalikan struktur organisasi sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi),” katanya. (IT)






