Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

Uskup Baru ditahbis, Gubernur Papua Tengah: “Jadilah Pintu Keselamatan” – Harapan untuk Uskup Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A

Etty Welerbadge-check


					Uskup Baru ditahbis, Gubernur Papua Tengah: “Jadilah Pintu Keselamatan” – Harapan untuk Uskup Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A Perbesar

TIMIKA — Dalam suasana penuh sukacita tahbisan Uskup Keuskupan Timika yang kedua di Tanah Papua, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A, Gubernur Papua Tengah menyampaikan apresiasi tinggi serta harapan besar atas pelayanan gerejawi yang akan dijalankan oleh gembala baru tersebut di Tanah Papua.

“Saya selaku Gubernur Papua Tengah mengapresiasi pengangkatan seorang pastor asli Papua yang kedua yaitu Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A menjadi Uskup Keuskupan Timika. Dan pada kesempatan ini juga, saya mewakili seluruh rakyat Papua Tengah, lebih khusus dan Tanah Papua pada umumnya, menyampaikan selamat atas tahbisan Uskup Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A oleh Nuncio Apostolik, Mgr. Piero Pioppo, menjadi Uskup kedua di Keuskupan Timika dengan moto ‘Ego Sum Ostium’ atau ‘Aku adalah Pintu’, yang mengandung makna bahwa Yesus Kristus adalah jalan menuju keselamatan dan hubungan dengan Allah,” ungkap Gubernur dalam sambutannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah dalam sambutannya bertempat di Gereja Katolik Katerdal Tiga Raja Timika, Papua Tengah, pada rabu, (14/5/2025)

Gubernur juga menegaskan pentingnya kerja sama erat antara Gereja dan pemerintah dalam pelayanan masyarakat di wilayah Papua Tengah yang mencakup 8 kabupaten dengan kondisi geografis yang menantang, dari wilayah pesisir hingga pegunungan bersalju, serta keberagaman suku, bahasa, dan budaya.

Sebagai kepala pemerintahan dan wakil Allah dalam tugas kenegaraan, Gubernur Papua Tengah menyampaikan harapan mendalam kepada Uskup Bernardus untuk menjadi pemersatu umat dan penggerak semangat pelayanan lintas batas.

“Berdasarkan moto tahbisan Bapak Uskup bahwa ‘Aku adalah Pintu’, saya berharap agar Bapak Uskup dan kita semua menjadi pintu keselamatan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pintu pembawa kedamaian dalam situasi konflik, dan dalam berbagai bidang yang lainnya. Juga kiranya dapat menunjukkan komitmen untuk menjadi pemimpin dan gembala yang melayani, gembala yang beraroma tungku api, yang membawa kehangatan mulai dari keluarga dan bersama orang lain serta menuntun dan mengarahkan umat pada jalan keselamatan, kedamaian, ketentraman dan kesejahteraan,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menggarisbawahi bahwa Keuskupan Timika dan seluruh umatnya tidak hanya menjadi tanggung jawab rohani Uskup Bernardus, tetapi juga bagian dari gereja universal dan masyarakat multietnis yang hidup berdampingan di wilayah Papua Tengah dan Papua.

Gubernur juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada mendiang Uskup pertama Keuskupan Timika, Mgr. John Philip Saklil, Pr., atas fondasi pelayanan yang telah diletakkan dengan semangat cinta kasih, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap pendidikan serta budaya lokal.

“Kini engkau sudah berbahagia di surga, namun karyamu akan selalu kami kenang. Engkau sudah meletakkan dasar dan tiang Keuskupan Timika. Engkau telah merangkul semua tim pastoral untuk berjalan bersama dengan kasih dan rendah hati, serta menyapa umat tanpa membedakan kelas dan golongan. Engkau juga sangat peduli terhadap pendidikan dengan inspirasimu yang khas: ‘Pendidikan merupakan tungku api yang harus tetap menyala bagi masyarakat, lebih khusus masyarakat lokal’,” ucapnya.

Sebagai penutup, Gubernur menyampaikan penghargaan kepada Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo, Pr. yang telah memimpin sementara selama kekosongan tahta uskup dan tetap setia menggembalakan umat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Buku Nasional, Pegiat Literasi di Nabire Bangkitkan Semangat Membaca Generasi Muda

17 Mei 2026 - 12:19 WIB

IMG 20260517 WA0037

Kajati Papua Tiba di Nabire, Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Pemprov Papua Tengah

17 Mei 2026 - 11:56 WIB

IMG 20260517 WA0029

Dinas Perpustakaan Paniai Ucapkan Selamat HUT Perpusnas RI ke-46, Dorong Literasi hingga Pelosok Papua

17 Mei 2026 - 11:45 WIB

IMG 20260517 WA0026

Hilal 1 Zulhijjah 1447 H Tidak Terlihat di Papua

17 Mei 2026 - 11:33 WIB

IMG 20260517 WA0014

HUT Pattimura ke-209 di Nabire Ditutup dengan “Makan Patita”, Simbol Persaudaraan Tanpa Sekat

17 Mei 2026 - 11:27 WIB

IMG 20260517 WA0019
Trending di Headline