NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen mempercepat pembangunan daerah melalui penyediaan subsidi transportasi dan penguatan infrastruktur. Hal ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Tahun 2026, yang digelar di ballroom kantor Gubernur, kawasan Bandara Lama, pada Kamis, 8 Mei 2025.
Dalam pidatonya, Gubernur Nawipa menekankan bahwa arah pembangunan Papua Tengah akan difokuskan pada lima bidang strategis yang telah dirumuskan bersama Wakil Gubernur. Kelima bidang tersebut meliputi: Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Ekonomi, serta Perhubungan dan Infrastruktur.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menyiapkan subsidi transportasi, pembangunan Pelabuhan Kapiraya, pembangunan bandara perintis dan terminal baru di Nabire, serta pembangunan monorel dari Kota Nabire menuju Bandara Douw Aturure sebagai solusi atas keterbatasan lahan dan kepadatan penduduk,” ujar Gubernur Nawipa.
Mengusung tema *“Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemerintahan yang Bermartabat dan Efektif”*, Musrenbangda kali ini menjadi momentum penting dalam meletakkan dasar pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat.
“Manusia dan sistem pemerintahan adalah akar dari pembangunan. Pemerintahan harus melayani dengan hati nurani, jujur, transparan, dan profesional. Kita ingin melihat masyarakat Papua Tengah yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing, didukung oleh tata kelola pemerintahan yang responsif dan akuntabel,” tegasnya.
Musrenbangda ini berlangsung selama dua hari, 8–9 Mei 2025, dan menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri serta Bapperida sebagai bentuk sinergi antara pusat dan daerah dalam perencanaan pembangunan. (MB)









