Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

DPD RI Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Daerah untuk Perekonomian Nasional

adminbadge-check


					DPD RI Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Daerah untuk Perekonomian Nasional Perbesar

MIMIKA – Komite III DPD RI menegaskan komitmennya memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai penopang perekonomian nasional dan pemberdayaan potensi lokal di daerah. Ekonomi kreatif dinilai mampu membuka lapangan kerja, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan daya saing jika ditopang kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.

Dalam rapat kerja bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Gedung DPD RI, Rabu (7/5/2025), Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma menyatakan bahwa sektor ini merupakan peluang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional.

“Ekonomi kreatif dapat menjadi sektor unggulan Indonesia yang mampu bersaing secara global,” ujar Filep, senator dari Papua Barat.

Filep menekankan pentingnya implementasi konkret dan merata UU No. 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif hingga ke pelosok daerah. Komite III, menurutnya, akan terus mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan UU tersebut untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia juga menggarisbawahi berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti akses pembiayaan yang terbatas, kurangnya fasilitas pelatihan, serta minimnya infrastruktur pendukung bagi pelaku ekonomi kreatif di daerah.

Anggota DPD RI dari Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, menambahkan bahwa ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dengan mengembangkan seni, budaya, dan teknologi berbasis kearifan lokal.

“Diperlukan peran aktif kepala daerah melalui dinas ekonomi kreatif, terutama dalam mengembangkan kreativitas otentik yang menjadi kekuatan budaya daerah,” ungkapnya.

Senada, Anggota DPD dari Papua Barat Daya, Hartono, menilai perlunya kolaborasi lintas sektor, termasuk antara kementerian dan BUMN. Ia mendorong pemanfaatan program CSR BUMN untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif, khususnya di wilayah seperti Papua.

Sementara itu, Menteri Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sektor ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, yang dimulai dari daerah.

“Kami berharap Komite III dapat memperkuat regulasi, mendorong pemda menyusun kebijakan pendukung, meningkatkan kompetensi pelaku ekraf, serta mengaktifkan ruang-ruang kreatif di daerah,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Buku Nasional, Pegiat Literasi di Nabire Bangkitkan Semangat Membaca Generasi Muda

17 Mei 2026 - 12:19 WIB

IMG 20260517 WA0037

Kajati Papua Tiba di Nabire, Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Pemprov Papua Tengah

17 Mei 2026 - 11:56 WIB

IMG 20260517 WA0029

Dinas Perpustakaan Paniai Ucapkan Selamat HUT Perpusnas RI ke-46, Dorong Literasi hingga Pelosok Papua

17 Mei 2026 - 11:45 WIB

IMG 20260517 WA0026

Hilal 1 Zulhijjah 1447 H Tidak Terlihat di Papua

17 Mei 2026 - 11:33 WIB

IMG 20260517 WA0014

HUT Pattimura ke-209 di Nabire Ditutup dengan “Makan Patita”, Simbol Persaudaraan Tanpa Sekat

17 Mei 2026 - 11:27 WIB

IMG 20260517 WA0019
Trending di Headline