TIMIKA — Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melakukan kunjungan kerja resmi ke Markas Besar Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (KOGABWILHAN III) yang berlokasi di Timika pada Jumat (02/05/2025).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan jajaran TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah provinsi Papua Tengah.
Dalam kunjungan yang berlangsung penuh kehangatan dan semangat kolaborasi itu, Gubernur Nawipa dan jajaran KOGABWILHAN III membahas berbagai isu strategis, khususnya menyangkut tantangan keamanan di wilayah Papua Tengah, langkah-langkah koordinatif antar lembaga, serta upaya bersama dalam membangun infrastruktur yang menunjang kehidupan masyarakat secara menyeluruh.
“Kita harus sinergi dalam menjaga stabilitas. Sinergi ini mencakup kerja sama erat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat di Papua Tengah,” tegas Gubernur Meki Nawipa di hadapan jajaran perwira tinggi TNI di Mabes KOGABWILHAN III.
Keamanan sebagai Fondasi Pembangunan
Gubernur menyampaikan bahwa Papua Tengah memiliki berbagai potensi dan kekayaan alam yang sangat besar, namun masih dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama terkait stabilitas keamanan di sejumlah wilayah rawan konflik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terpadu yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketertiban dan mendorong terciptanya suasana aman di seluruh distrik.
Dalam arahannya, Gubernur Nawipa menegaskan bahwa pembangunan tidak akan mungkin berjalan optimal tanpa adanya jaminan keamanan bagi masyarakat dan pelaku pembangunan. Ia pun memberikan penekanan pada perlunya kehadiran pos keamanan permanen di setiap distrik strategis sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban.
Pembangunan Jalan sebagai Prioritas
Selain isu keamanan, Nawipa secara khusus menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai kebutuhan dasar masyarakat Papua Tengah. Menurutnya, akses jalan yang layak dan terhubung ke pusat-pusat ekonomi seperti Nabire menjadi syarat mutlak bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Jalan ini menjadi hal yang sangat penting. Kami harus segera bangun jalan agar semua kegiatan masyarakat bisa berjalan baik dan lancar. Kalau jalan aman, pendidikan lancar, ekonomi bergerak. Masyarakat tidak lagi kesulitan membawa hasil jualannya ke Nabire. Itu yang kami harapkan dari sinergi hari ini,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kata Nawipa, saat ini sedang menyusun peta jalan pembangunan infrastruktur antar distrik dan kabupaten, yang akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.
Koordinasi Antar Kepala Daerah dan Pemerintah Pusat
Gubernur juga menyampaikan rencananya untuk segera mengadakan pertemuan khusus dengan para kepala daerah di wilayah Papua Tengah, khususnya Bupati Puncak, Paniai, dan Intan Jaya. Pertemuan ini dimaksudkan untuk menyatukan persepsi dan langkah dalam merancang pembangunan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk mengkoordinasikan kebutuhan dan tantangan teknis yang dihadapi di masing-masing daerah.
“Saya akan segera bertemu dengan Bupati Puncak, Bupati Paniai, dan Bupati Intan Jaya untuk mensinergitaskan harapan kita semua terkait pembangunan jalan ini. Tentunya juga dengan berkoordinasi bersama kementerian dan lembaga terkait di pusat,” jelas Gubernur Nawipa.
Komitmen Membangun Papua Tengah Secara Menyeluruh
Dalam penutup arahannya, Gubernur Nawipa menegaskan kembali komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk terus membangun secara inklusif dan menyeluruh. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan demi menciptakan Papua Tengah yang aman, maju, dan sejahtera.
Kunjungan ke Mabes KOGABWILHAN III ini juga dinilai sebagai bagian dari diplomasi internal daerah yang bertujuan membangun kesepahaman antar institusi dalam mengelola potensi dan dinamika wilayah Papua Tengah ke arah yang lebih baik. (MB)








