Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Polda Papua Tengah Salurkan 20 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Salurkan 20 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah Perbesar

NABIRE – Polda Papua Tengah bersama Perum Bulog KCP Nabire menyalurkan sekitar 20 ton beras melalui program Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Nabire, Kamis (14/8/2025), mulai pukul 11.45 WIT.

Kegiatan penyaluran beras SPHP ini dihadiri Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Kepala Kejaksaan Provinsi Papua Tengah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Papua Tengah, Kapolda Papua, Kepala Perum Bulog KCP Nabire, serta para undangan lainnya.

Kepala Perum Bulog KCP Nabire, Dedi Rachman, menjelaskan bahwa program SPHP merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga harga beras agar tetap terjangkau.

“Beras sudah mulai naik sejak April hingga Juni. Pada Juli baru ada penugasan dari Badan Pangan untuk menyalurkan SPHP. Penyaluran ini kami lakukan bersama Polda Papua Tengah dan Polres Nabire di beberapa titik,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, sejak 9 Agustus hingga 14 Agustus 2025, pihaknya telah menyalurkan kurang lebih 20 ton beras SPHP di enam titik. Beras ini dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 12.500 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi; serta Rp 13.100 per kilogram untuk wilayah Sumatera (non Lampung & Sumsel), NTT, dan Kalimantan.

“Kami berharap distribusi ini dapat membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” tambahnya.

Program SPHP ini merupakan salah satu langkah pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan beras di tengah masyarakat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramaikan Hari UMKM Nasional & HUT RI ke-81, Ratusan Pelaku Usaha Lokal Mimika Siap Tampilkan Produk Unggulan

28 Juli 2026 - 10:56 WIB

IMG 20260728 WA0041

Puskesmas Kebo II Paniai Gelar Kelas Ibu Hamil Dan Balita Serta Bagikan Bubur 

28 Juli 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260728 WA0039

Pemkab Deiyai Perkuat Nilai Iman ASN Melalui Ibadah Oikumene Bulan Juli

28 Juli 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260728 WA0083

Tiga Pemerintah Daerah Bersinergi Bayar Lahan PLTD Deiyai Rp3 Miliar, Dukung Keandalan Pasokan Listrik

28 Juli 2026 - 10:23 WIB

IMG 20260728 WA0078

Disperindag Mimika Ancam Tutup Pangkalan Minyak Tanah yang Tolak Layani Masyarakat

28 Juli 2026 - 10:09 WIB

IMG 20260728 WA0090
Trending di Headline