Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

Polda Papua Tengah Salurkan 20 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Salurkan 20 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah Perbesar

NABIRE – Polda Papua Tengah bersama Perum Bulog KCP Nabire menyalurkan sekitar 20 ton beras melalui program Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Nabire, Kamis (14/8/2025), mulai pukul 11.45 WIT.

Kegiatan penyaluran beras SPHP ini dihadiri Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Kepala Kejaksaan Provinsi Papua Tengah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Papua Tengah, Kapolda Papua, Kepala Perum Bulog KCP Nabire, serta para undangan lainnya.

Kepala Perum Bulog KCP Nabire, Dedi Rachman, menjelaskan bahwa program SPHP merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga harga beras agar tetap terjangkau.

“Beras sudah mulai naik sejak April hingga Juni. Pada Juli baru ada penugasan dari Badan Pangan untuk menyalurkan SPHP. Penyaluran ini kami lakukan bersama Polda Papua Tengah dan Polres Nabire di beberapa titik,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, sejak 9 Agustus hingga 14 Agustus 2025, pihaknya telah menyalurkan kurang lebih 20 ton beras SPHP di enam titik. Beras ini dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 12.500 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi; serta Rp 13.100 per kilogram untuk wilayah Sumatera (non Lampung & Sumsel), NTT, dan Kalimantan.

“Kami berharap distribusi ini dapat membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” tambahnya.

Program SPHP ini merupakan salah satu langkah pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan beras di tengah masyarakat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline