NABIRE — Gubernur Papua Tengah bersama Anggota Komisi II DPR RI, Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan rombongan dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak pada Sabtu, 26 September 2026.
Kunjungan tersebut merupakan lanjutan setelah pada pekan sebelumnya Gubernur Papua Tengah bersama Forkopimda Provinsi Papua Tengah melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Intan Jaya.
Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, mengatakan kunjungan ke Kabupaten Puncak membawa sejumlah misi penting, terutama dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan dan kehangatan bersama masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Puncak untuk bersama-sama mendorong kemajuan Papua Tengah.
“Pada hari Sabtu 26 September 2026, dijadwalkan Gubernur bersama Anggota Komisi II DPR RI, Forkopimda Provinsi dan rombongan kembali melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Puncak,” kata Emanuel You dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat, (25/9/2026)
Di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, Gubernur bersama rombongan dijadwalkan melaksanakan sejumlah agenda. Di antaranya peletakan batu pertama pembangunan sekolah berpola asrama, penyerahan bantuan dana bidang kesehatan untuk RSUD berupa Dana KO SEHAT, serta bantuan alat kesehatan untuk RSUD dan Puskesmas.
Selain itu, Gubernur juga dijadwalkan menyerahkan laptop bagi siswa dan siswi yang berpartisipasi dalam kegiatan Festival Budaya Pelajar Papua Tengah Tahun 2026.
Selanjutnya, rombongan akan menuju Distrik Dervos. Di wilayah tersebut, Gubernur bersama Anggota Komisi II DPR RI dan Forkopimda dijadwalkan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk dua distrik, yakni Dervos dan Doufo.
Masing-masing PLTS memiliki kapasitas 30 Kwp
Setelah peresmian, agenda dilanjutkan dengan tatap muka dan makan bersama masyarakat melalui kegiatan barapen.
Untuk Distrik Dervos, listrik dari PLTS tersebut akan dinyalakan untuk 110 rumah warga. Selain rumah masyarakat, aliran listrik juga akan digunakan untuk Gereja, Kantor Distrik, sekolah dan Puskesmas.
Sementara di Distrik Doufo, listrik akan dinyalakan untuk 70 rumah warga, serta dialirkan ke sekolah dan Puskesmas.
Emanuel mengatakan seluruh rangkaian kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua Tengah.
Ia juga mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya kunjungan.
“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas dengan penuh rasa tanggungjawab agar semua berjalan dengan aman dan penuh rasa kekeluargaan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi yang aman dan penuh kekeluargaan menjadi bagian penting untuk mewujudkan dampak positif bagi percepatan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah. (MB)







